View Full Version
Rabu, 11 May 2016

Indonesia Diminta Kirim Bantuan Militer ke Aleppo

SOLO (voa-islam.com)--Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Solo menilai pemerintah abai pada persoalan Aleppo, Suriah. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim seharusnya Indonesia menunjukan kepeduliannya.

“Abainya pemerintah terhadap persoalan Aleppo adalah bentuk tindakan yang zalim. Seharusnya pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan militer,” ujar Maman, Pengurus BKLDK Solo di Bundaran Gladag Solo, Senin (9/5/2014) silam.

Dalam orasinya, Maman mengajak umat muslim di Indonesia untuk menunjukan kepedulian terhadap tragedi seragan udara yang banyak menewaskan umat muslim di Aleppo.

“Umat muslim ibarat satu tubuh, ketika satu tersakiti itu bertati derita bagi seluruh umat muslim,” katanya.

Koordinator Daerah BKLDK Soloraya Agus Setyawan mengatakan sejak tiga pekan terakhir kota Aleppo telah menjadi sasaran serangan udara oleh rezim Basyar Al Asad dan Rusia yang menjadi sekutunya.

Setiaknya terlah terjadi 260 serangan udara, 110 artileri, 18 peluru kendalidan 68 bom. Akibat serangan tersebut, 200 ribu warga sipil meregang nyawa dan ribuan warga mengalami luka-luka.  

Tak hanya itu serangan membabi buta juga menghancurkan rumah sakit dan menewaskan 50 dokter dan paramedis.

“kedzaliman di tanah Syam harus dihentikan. Dan ini menjadi bukti, bahwa tanpa adanya khilafah umat muslim mudah untuk ditindas dan di zalimi,” tegas Agus.* [Arief/Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version