View Full Version
Sabtu, 22 Oct 2022

3 Level Saat 'Nambah' Hubungan Suami Istri

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam.  Shalawat dan salam atas Rasulillah beserta keluarga dan para sahabatnya.

Saat seorang suami menggauli istrinya dan ingin nambah hubungan lagi maka dianjurkan untuk berwuhdu’ terlebih dahulu. Agar badannya kembali segar,  semangat dan tenaganya kembali pulih. Lebih maksimal lagi kalau mandi terlebih dahulu.

Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,  

إِذَا أَتَى أَحَدُكُمْ أَهْلَهُ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يَعُودَ فَلْيَتَوَضَّأْ بَيْنَهُمَا وُضُوءًا

Apabila seseorang di antara kamu mendatangi istrinya (bersetubuh) kemudian ingin mengulanginya lagi maka hendaklah ia berwudlu antara keduanya." (HR. Muslim)

Imam al-Hakim menambahkan–seperti disebutkan dalam Bulughul Maram-,  

فَإِنَّهُ أَنْشَطُ لِلْعَوْدِ

Karena wudlu itu memberikan semangat untuk mengulanginya lagi.

Wudhu’ dan mandi sebelum hubungan kedua ini tidak wajib. Hukumnya sunnah. Karenanya, jika mengulang tanpa keduanya juga tidak apa-apa.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah pernah ditanya, “apabila seorang laki-laki menggauli istrinya dan ingin mengulangi lagi untuk yang kedua, apa yang harus ia kerjakan?”

Beliau menjawab: Dalam hal ini ada tiga tingkatan:

Pertama, ia mandi sebelum mengulangi hubungan (jima’) yang kedua; ini tingkatan paling sempurna.

Kedua, cukup wudhu’ saja –tanpa mandi- sebelum mengulangi hubungan itu; ini tingkatan di bawah yang atas.

Ketiga, ia mengulangi hubungan tanpa mandi dan wudhu’; ini tingkatan paling bawah, dan dibolehkan.

[Baca: Disunnahkan Wudhu' Saat ‘Nambah’ Hubungan Ranjang]

Syaikh menambahkan jawaban dalam Majmu’ Fatawanya (11/167), agar tidak tidur kecuali mengerjakan salah satu kegiatan bersuci; wudhu’ atau mandi. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version