View Full Version
Rabu, 22 Oct 2014

Pejuang ISIS Menyita Senjata Kiriman AS Dalam Jumlah Besar di Kobane

KOBANE (voa-islam.com) - Laporan aktivis Suriah mengatakan bahwa pejuang Daulah Islam Suriah dan Irak (ISIS) menyita senjata yang diterjunkan oleh pasukan koalisi pimpinan AS untuk memasok milisi Kurdi yang sekarang terkepung oleh ISIS di Kobane, Selasa, 21/10/2014.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berpusat di London, mengatakan para pejuang ISIS menyita senjata dalam jumlah besar, ungkap Associated Press.

Jenis senjata yang disita termasuk granat tangan, amunisi dan roket peluncur granat, seperti sebuah tayangan  video yang diunggah oleh grup media kepada ISIS. Video itu otentik dan hasil laporan The Associated Press.

The Observatory, yang mendasarkan informasinya pada jaringan aktivis di lapangan, pasukan AS yang melakukan penerjunan Senin pagi ke wilayah yang dikuasai oleh milisi Kurdi di kota Kobane yang terletak dekat perbatasan Turki.

Kelompok pejuang ISIS berusaha merebut kota selama lebih dari satu bulan, menyebabkan eksodus sekitar 200.000 orang dari daerah ke Turki. Kota Kobane sudah lebih 60 persen jatuh ke tangan pejuang ISIS. Sementara milisi Kurdi berusha mempertahankan kota Kobane habis-habisan dengan dukungan koalisi pimpinan AS dengan serangna udara.

Pada hari Selasa, media sosial ISIS memposting dengan 'mengejek' AS mengatakan terima kasih kepad Amerika Serikat, termasuk gambar yang mengatakan, "Team USA."

Tetapi penerjunan senjata yang bertujuan membantu milisi Kurdi lebih buruk dan memalukan dibanding kerugian yang bersifat strategis bagi AS. Para pejuang ISIS telah memiliki senjata yang bernilai jutaan dolar US yang mereka sita dari tentara Irak yang  melarikan, ketika para pejuang ISIS menguasai Mosul dan Provinsi Anbar di barat Irak, Juni lalu.

Selain itu, serangan udara pemerintah Suriah menghantam sebuah kota yang dikuasai pejuang ISIS di sepanjang perbatasan selatan negara itu dengan Yordania, menewaskan sedikitnya delapan orang pada Selasa.

Aktivis Koordinasi Komite Lokal (LCC) dan Observatorium berpusat di Inggris mengatakan jumlah mereka yang tewas kemungkinan bertambah, karena ada lagi korban di bawah reruntuhan. LCC juga mengatakan pesawat pemerintah Suriah menjatuhkan bom curah kota Nasib di perbatasan Suriah-Yordania.

Serangan udara Suriah merupakan bagian dari pertempuran antara pasukan pemerintah Suriah dan kelompok-kelompok Islamis untuk menguasai daerah itu. Pasukan pemerintah Suriah mengintesifkan serangan udara ke daerah yang dikusai ISIS, beberapa pekan terakhir. Sementara, koalisi pimpinan AS melakukan serangan udara terhadap pejuang SIS tempat di Kobane. 

AS dan Suriah kebingungan menghadapi gelembong serangan oleh pejuang ISIS, dan ini menyebabkan pemerintah Bashar al-Assad, kewalahan menghadapi serangan baru ini. Sementara itu, ISIS dengan menggunakan bom mobil menyerang dan menghancurkan pusat-pusat milisi Kurdi di Kobane. [afgh/aby/voa-islam.com]

(Dengan Associated Press)


latestnews

View Full Version