View Full Version
Kamis, 29 Apr 2010

Pelaku Penembakan di Markas Militer Fort Hood Dituntut Hukuman Mati

Amerika Serikat (Voa-Islam.com) - Jaksa Militer Amerika Serikat telah mengindikasikan bahwa mereka akan meminta hukuman mati bagi mantan tentara psikiater Angkatan Darat Mayor Nidal Malik Hasan, yang di tuntut dalam penembakan mematikan di pangkalan militer terbesar Amerika Serikat, Fort Hood.

Pengacara bagi Mayor Nidal Malik Hasan, John Galligan, telah menerima pemberitahuan dari penuntutan, dengan mengatakan mereka berencana untuk menjatuhkan hukuman mati.

Jaksa Militer telah menguraikan kasus tersebut, dengan mengatakan bahwa hukuman mati adalah tepat karena lebih dari satu orang tewas dalam insiden yang sama.

Jika para juri militer menginginkan untuk menghukum Hasan pada bukti yang tersedia, mereka hanya bisa menjatuhkan vonis mati kepadanya jika ada faktor menjengkelkan dalam kasus tersebut.

Nadal Hasan diduga telah menewaskan 13 orang tentara dan melukai puluhan orang lain setelah menembakkan senjata otomatis kearah para tentara di markas mereka di Fort Hood pada 5 November 2009.

Muslim Amerika keturunan Palestina itu ditembak oleh petugas polisi berpakaian sipil setelah insiden tersebut dan sekarang lumpuh dari pinggang ke bawah.

Dia telah didakwa dengan 13 tuduhan pembunuhan terencana dan dan 32 percobaan pembunuhan berencana, yang bisa membawanya pada tuntutan hukuman mati. (bnn)


latestnews

View Full Version