View Full Version
Senin, 11 Jun 2012

Tokoh Kurdi Terpilih Menjadi Pemimpin Oposisi Suriah

Abdul Basit Sieda, warga Suriah yang sekarang tinggal di Swedia, yang berasal dari suku Kurdi, terpilih menjadi pemimpin oposisi utama  Suriah. Abdul Basit dipandang akan dapat menyatukan berbagai kelompok oposisi yang ada di Suriah, saat ini.

Pada konferensi pers, Basit meminta para pejabat di Suriah, Rusia, dan China "untuk berpikir hati-hati tentang situasi sekarang, karena stabilitas seluruh wilayah, yang terus memburuk. Kami ingin memanggil kepada mereka untuk mendukung rakyat Suriah", ungkapnya.

Rusia dan China telah memblokir resolusi Dewan Keamanan PBB bahwa negara-negara lain mengatakan bisa mendorong al-Assad untuk menghentikan pembunuhan. Kedua negara, yang memiliki hubungan dagang besar dengan Suriah, mengatakan mereka ingin resolusi yang lebih seimbang yang menyerukan penghentian kekerasan di semua sisi.

Sieda juga menyerukan Iran "untuk mengakui situasi di lapangan dan menghormati kehendak rakyat Suriah" dan mempersiapkan "hubungan baru dengan kekuatan politik baru di Suriah", tambahnya.

Sebuah draft laporan PBB baru-baru ini menuduh Iran mengekspor senjata ke Suriah yang melanggar larangan penjualan senjata, ujar seorang diplomat Barat mengatakan kepada CNN bulan lalu. Beberapa analis mengatakan Iran terus mempersenjatai Suriah dalam rangka apa yang disebut penumpasan brutal terhadap oposisi.

Ketika ditanya bagaimana rencana untuk menjembatani kesenjangan antara oposisi Suriah di pengasingan dan oposisi di dalam negeri, Sieda menegaskakn, "Kami berada dalam komunikasi langsung dan kontak dengan kekuatan revolusioner di dalam negeri.  Kami selalu berkomunikasi dengan mereka.." Dia berjanji untuk "melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk menjembatani kesenjangan itu", tegasnya. (af)


latestnews

View Full Version