View Full Version
Senin, 20 Aug 2012

Pemimpin Sunni Iraq Dihantam Bom Mobil

Bagdad (voa-islam.com) Pemimpin Sunni Iraq yang menyerukan rakyat Irak melawan pasukan AS, dan berkhianat, kemudian menganjurkan rekonsiliasi nasional terluka oleh sebuah bom mobil, usai khutbah Idul Fitri di Baghdad pada hari Ahad.

Mehdi al-Sumaidaie sedang melakukan perjalanan di Baghdad barat setelah memimpin shalat Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan, ketika serangan terjadi.

"Sebuah bom mobil menargetkan konvoi Sheikh Sumaidaie sesudah ia meninggalkan masjid di Yarmuk," kata seorang pejabat kementerian dalam negeri. Pejabat, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan Sumaidaie dan empat pengawalnya cedera dalam ledakan itu.

Sepupunya Ibrahim al-Sumaidaie,mengalami luka-luka akibat hantan bom mobil itu.  "Sejumlah pria bersenjata mengendarai mobil mencoba memotong konvoi Sheikh al-Sumaidaie, dan ketika konvoi itu berhenti, tak lama pengemudi mobil dengan sangat cepat menabrak mobilnya dan meledak," kata Ibrahim al-Sumaidaie kepada AFP.

"Dia dipindahkan ke perawatan intensif di rumah sakit Medical City, di mana mereka harus  operasi guna menyelamatkan nyawanya, dan  mengangkat pecahan peluru dari kepalanya."

Sumaidaie adalah mantan ketua kelompok Salafi yang menyerukan serangan terhadap pasukan AS, sebelum AS meninggalkan Iraq akhir tahun lalu, namun ia kemudian melarikan diri ke Suriah. Sumaidaie kembali ke Irak tahun lalu, dan sejak itu menyerukan rekonsiliasi nasional.

Kekerasan di bulan Ramadhan di Irak berlangsung di Irak - setidaknya 411 orang telah tewas dalam serangan. Perang baru berlangsung lebih dahsyat, sesudah AS meninggalkan, dan sekarang meletus pertempuran antara kelompok Sunni dengan Syiah yang meluas di hampir seluruh wilayah Iraq. 

Sementara itu, para pemimpin Syiah yang menguasai kekuasaan di Iraq, melakukan kolaborasi dengan AS, terutama dengan aparat intelijen dan sebagian penasehat militer AS, dan mengeliminir kelompok Sunni yang ada di negeri itu. inh.


latestnews

View Full Version