View Full Version
Ahad, 26 May 2013

Irak Kerahkan 20.000 Tentara Serang Benteng Pejuang Islam Sunni dekat Suriah

BAGHDAD, IRAK (voa-islam.com) - Pasukan Irak melancarkan operasi besar-besaran pada hari Sabtu (25/5/2013) untuk lebih mengamankan gurun barat negara itu di tengah kekhawatiran wilayah itu sedang digunakan oleh Muslim Sunni untuk menuju berperang di negara tetangga Suriah.

Sekitar 20.000 tentara menyerang markas-markas pejuang yang terkait dengan kelompok pejuang Islam Sunni, termasuk Al-Qaidah, dan tampak untuk mengamankan jalan utama yang mengarah ke Suriah, kata para perwira tinggi.

Tentara juga bergerak ke kilometer 600 perbatasan dengan Suriah.

"Operasi tersebut besar dan didukung oleh angkatan udara," kata Jenderal Ali Ghaidan Majeed, kepala pasukan darat kepada AFP. "Ini telah menghasilkan penangkapan terhadap beberapa anggota Al-Qaidah dan penghancuran beberapa benteng-benteng mereka."

"Target operasi ini juga untuk membersihkan gurun itu dari elemen-elemen teroris yang ada di sana."

Dua komandan senior dalam kelompok lokal Al-Qaidah, Negara Islam Irak, termasuk diantara mereka yang tewas.

Majeed tidak mengatakan berapa banyak tentara yang telah dikirim ke perbatasan.

Operasi ini sedang dilaksanakan di bagian perbatasan provinsi Anbar dan Niniwe, di mana para pejabat Irak dan Barat khawatir bahwa kelompok pejuang Islam Sunni yang menentang rezim Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan pemerintah Irak yang dipimpin Syiah telah mendirikan kamp-kamp.

Di antara pejuang oposisi Suriah, yang sebagian besar Sunni, yang berperang melawan rezim Assad adalah kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Al-Qaidah. Yang telah memicu kekhawatiran di Baghdad bahwa tumpahan kekerasan dari negara tetangga Suriah meningkatkan ketegangan dan kekerasan sektarian di Irak.

Lebih dari dua tahun pemberontakan di Suriah dilaporkan telah menewaskan lebih dari 94.000 orang. (st/AFP)


latestnews

View Full Version