View Full Version
Senin, 23 May 2016

101 Orang Tewas dalam Serangkaian Pemboman di 2 Kota Benteng Rezim Assad

BEIRUT, LIBANON (voa-islam.com) - Serangkaian ledakan menghantam dua kota benteng rezim Suriah pada hari Senin (23/5/2016), menyebabkan menyebabkan 101 orang tewas atau terluka, kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan.

Lima puluh tiga orang tewas dalam tiga serangan bom - setidaknya dua dari mereka serangan jibaku - di kota pesisir Mediterania, Tartus, kata kelompok pemantau.

48 lainnya tewas dalam empat serangan bom, tiga dari mereka ledakan jibaku, di Jableh lebih jauh ke utara, kata Observatorium.

Abdel Rahman mengatakan skala serangan pada dua kota itu "belum pernah terjadi sebelumnya".

Media setempat mengatakan "tiga ledakan teroris" menghantam stasiun bus di Tartus dan fasilitas lain di Jableh termasuk rumah sakit yang ditargetkan.

Siaran televisi merekam keadaan stasiun bus yang rusak di Tartus, di mana mini-bus hangus teronggok di sisi mereka sementara yang lainnya masih terbakar.

Kedua kota yang ditargetkan merupakan benteng dari rezim Presiden Bashar al-Assad - yang keluarganya berasal dari desa Qardaha, hanya 25 kilometer timur dari Jableh.

Kedua kota itu telah relatif terisolasi dari perang yang berkecamuk di Suriah, yang telah menewaskan sedikitnya 470.000 orang sejak Maret 2011. (st/wb)


latestnews

View Full Version