View Full Version
Rabu, 11 Jan 2017

Pasukan Irak Klaim Rebut 80 Persen Mosul Timur dari Islamic State (IS)

MOSUL, IRAK (voa-islam.com) - Pasukan Irak telah direbut kembali setidaknya 80 persen Mosul timur dari Islamic State (IS), juru bicara pasukan khusus yang jadi ujung tombak kampanye mengklaim hari Rabu (11/7/2017).

"Saya pikir Anda bisa mengatakan bahwa kita telah merebut kembali 80 sampai 85 persen" dari sisi timur Mosul, Sabah al-Noman, juru bicara Layanan Counter-Terrorism (CTS), mengklaim kepada AFP di kota  itu.

Puluhan ribu tentara melancarkan serangan besar-besaran untuk merebut kembali Mosul, benteng besar terakhir IS di Irak, dan daerah sekitarnya pada 17 Oktober.

Tahap awal ofensif melihat berbagai kekuatan termasuk dari koalisi internasional anti-IS yang dipimpin AS merebut kembali banyak wilayah pinggiran dalam waktu singkat tapi kemudian telah menglami berbagai kesulitan di dalam kota itu sendiri.

Setelah jeda dalam operasi menyusul perlawanan sengit IS, pasukan khusus Syi'ah Irak yang didukung milisi Syi'ah sektarian Irak bayaran Iran ditambah dengan peningkatan dukungan udara dan pasukan darat dari koalisi pimpinan AS, meluncurkan dorongan baru sebelum Tahun Baru.

Selama dua pekan terakhir, pasukan Syi'ah Irak telah menyerbu beberapa distrik dan mengklaim mencapai Sungai Tigris yang mengalir melalui jantung kota untuk pertama kalinya.

Sisi barat sendir, dimana jembatan-jembatannya penghubung ke Mosul timur telah dihancurkan oleh koalisi AS, masih sepenuhnya kontrol oleh Islamic State.

Sisi barat Mosul, yang merupakan rumah ke kota tua dan beberapa benteng tradisional jihadis, selalu disebut-sebut kemungkinan memberikan perlawanan sangat sengit menyusul bertumpuknya pejuang IS di wilayah tersebut. (st/AFP)


latestnews

View Full Version