View Full Version
Kamis, 12 Jan 2017

Pasukan Zionis Israel Tangkap 25 Warga Palestina dalam Penggerebegan di Tepi Barat

TEPI BARAT, PALESTINA (voa-islam.com) - Setidaknya 25 warga Palestina, termasuk sejumlah anak di bawah umur, telah diculik selama serangkaian penggerebegan pasukan Zionis Israel di seluruh wilayah pendudukan.

Seorang juru bicara gerakan Fatah mengatakan pada hari Rabu (11/1/2017) bahwa Talal Dweikat, mantan walikota distrik Tepi Barat utara, Tulkarem, ditahan dari rumahnya di kota Nablus, Tepi Barat yang diduduki.

"Penjajah Israel menargetkan setiap warga Palestina terlepas dari afiliasi politik dan respon terbaik untuk itu adalah untuk merapatkan barisan dan memelihara persatuan nasional," kata juru bicara Fatah Munir al-Jaghoub.

Sisanya diculik selama serangkaian penggerebegan yang diluncurkan oleh pasukan Zionis Israel di kamp Nur Shams pengungsi di Tulkarm, kamp pengungsi Balata di Nablus dan beberapa desa Palestina.

Komunita Tawanan Palestina telah melaporkan bahwa lebih dari 100 warga Palestina, termasuk 18 anak di bawah umur, ditangkap oleh pasukan Israel selama lima hari pertama 2017.

Menurut kelompok hak asasi para tahanan Palestina 'Addameer, saat ini ada 7.000 warga Palestina, termasuk tujuh anggota parlemen, yang ditahan di penjara-penjara Israel. Tiga anggota Dewan Legislatif Palestina berada dalam "penahanan administratif."

Yang disebut penahanan administratif adalah semacam penjara tanpa pengadilan atau dakwaan yang memungkinkan Israel untuk memenjarakan warga Palestina untuk jangka waktu sampai enam bulan, yang dapat diperpanjang dengan jumlah tak terbatas.

Beberapa tahanan Palestina bahkan telah ditahan dalam penahanan administrasi hingga 11 tahun. (st/ptv)


latestnews

View Full Version