View Full Version
Sabtu, 04 Feb 2017

Aktivis Dunia Harus Tekan Myanmar Untuk Akhiri Penderitaan Muslim Rohingya

KUALA LUMPUR, MALAYSIA (voa-islam.com) - Sebuah armada Malaysia telah berlayar ke Myanmar dalam upaya untuk memasok bantuan untuk Muslim Rohingya di tengah gelombang meningkatnya tindakan keras dan kekerasan terhadap kelompok minoritas tersebut.

Seorang aktivis dan komentator politik percaya bahwa lebih banyak negara harus mengirimkan bantuan kepada Muslim Rohingya yang merupakan salah satu minoritas yang paling teraniaya di dunia.

"Saya pikir itu adalah penting untuk dua alasan. Pertama dari semua itu memberikan harapan kepada kaum muslim Rohingya yang benar-benar seperti minoritas sangat tertindas di Myanmar, dan kedua, itu memberitahu dunia bahwa lihatlah, kita tidak akan melupakan orang-orang ini," kata Shabbir Hassanally kepada Press TV dalam sebuah wawancara pada hari Jum'at (3/2/2017).

Namun, kata dia, harus ada lebih banyak tekanan diterapkan pada pemerintah di Myanmar untuk mengakhiri penderitaan kaum muslim Rohingya.

Dia juga mengkritik pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi karena berbuat sangat sedikit, jika ada, untuk mengekang kekerasan terhadap Muslim Rohingya.

Aktivis itu yang juga menarik sebuah analogi antara cara rezim Zionis Israel dan tindakan pemerintah di Myanmar, dengan alasan bahwa ada banyak "kesamaan kunci dan kesejajaran" antara keduanya.

Masyarakat Rohingya, yang dicap pemerintah sebagai "imigran gelap" dari Bangladesh, telah menderita banyak agresi yang sistematis selama bertahun-tahun. Kekerasan itu telah ditafsirkan sebagai upaya untuk memaksa mereka keluar dari konfigurasi demografis negara Myanmar. (st/ptv)


latestnews

View Full Version