View Full Version
Ahad, 11 Jun 2017

AS Terjunkan Pasukan Khusus untuk Bantu Militer Filipina Perangi Afiliasi IS di Marawi

MARAWI, FILIPINA SELATAN (voa-islam.com) - Pasukan Operasi Khusus Amerika telah bergabung dengan pasukan Filipina yang memerangi kelompok afiliasi Islamic State (IS) di sebuah kota di Filipina selatan.

Militer Filipina mengatakan pada hari Sabtu (10/6/2017) bahwa pasukan khusus AS akan memberikan "bantuan teknis" untuk operasi melawan IS di Kota Marawi di Pulau Mindanao, mengklaim tidak akan berpartisipasi dalam pertempuran yang sebenarnya di sana.

Berbicara tanpa menyebut nama, seorang pejabat AS mengatakan bahwa dukungan militer tersebut, termasuk pengawasan dan penargetan udara, penyadapan elektronik, bantuan komunikasi, dan pelatihan, diberikan kepada pasukan Filipina.

Kelompok pejuang Islam lokal yang telah berjanji setia kepada IS telah mengambil alih sebagian besar Marawi, dan setidaknya 200 pejuang bersembunyi di sebuah sudut kota. Diperkirakan 500 sampai 1.000 warga sipil terjebak di sana.

Pemerintah Filipina telah menurunkan hubungan militernya dengan AS menyusul kritik Washington atas perang Presiden Rodrigo Duterte terhadap obat-obatan terlarang di negara Asia Tenggara itu. Pengerahan pasukan AS ke Marawi sekarang bisa menjadi pendahuluan untuk pembaharuan potensial hubungan semacam itu.

Militer Filipina mengklaim bahwa pihaknya sedang membuat kemajuan di kota tersebut namun terus berjalan dengan hati-hati agar tidak menghancurkan masjid, di mana beberapa pejuang telah mengambil posisi.

"Kami memberi premium ke masjid, karena ini sangat simbolis bagi saudara Muslim kita," kata juru bicara militer Letnan Kolonel Jo-Ar Herrera.

Militer mengatakan bahwa pihaknya bertujuan untuk mengakhiri operasi tersebut dan memberantas IS pada hari Senin, hari kemerdekaan Filipina.

Mayoritas orang di Filipina adalah orang Kristen, namun Mindanao memiliki populasi Muslim yang signifikan dan Marawi adalah kota mayoritas Muslim. (st/ptv)


latestnews

View Full Version