View Full Version
Jum'at, 23 Jun 2017

Pasukan Keamanan Myamar Kembali Tewaskan Warga Muslim Rohingya


YANGON, MYANMAR (voa-islam.com) - Pasukan keamanan telah membunuh tiga warga Muslim Rohingya dalam sebuah serangan di "kamp pelatihan teroris" di negara bagian barat Rakhine, media pemerintah melaporkan Kamis kemarin (22/6/2017).

Harian Global New Light of Myanmar mengatakan tentara dan polisi menemukan bukti selama dua hari terakhir sebuah terowongan di Pegunungan Mayu diduga telah digunakan oleh gerilyawan Rohingya di daerah Maungdaw dekat perbatasan barat Myanmar dengan Bangladesh.

Seorang pria tewas pada hari Selasa, sementara dua lainnya terbunuh pada hari Rabu dalam operasi pembersihan area dua hari itu, kata harian tersebut, mengutip sebuah pernyataan dari Kantor Penasihat Negara Aung San Suu Kyi.

Juga pada hari Selasa, pasukan keamanan menggerebek desa Kyungaung sekitar 1 pagi, dan menangkap Mawlawi Jirabhuman, yang dianggap bertanggung jawab atas keuangan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA), di kediamannya, kata pernyataan tersebut, menambahkan bahwa penyelidikan telah dilakukan Sedang berlangsung

Menurut Jirabhuman, serangan pada bulan Oktober 2016 terhadap tiga kantor polisi di perbatasan dengan Bangladesh, yang menyebabkan sembilan petugas tewas, dilakukan oleh Aqua Mul Mujahidin (AMM), kata harian tersebut, menambahkan pada tanggal 15 Maret, Aqua Mul Mujahidan bersatu dengan Komite Keamanan Nasional Rohingya (RNSA) membentuk ARSA.

Pemerintah menuduh kelompok militan membunuh 34 warga sipil dan menculik 22 orang lainnya, kebanyakan warga sipil Rohingya, yang bekerja sama dengan pemerintah daerah sejak serangan Oktober.

ARSA telah membantah tuduhan bahwa mereka melakukan pembunuhan atau bentuk terorisme terhadap warga sipil.[fq]


latestnews

View Full Version