View Full Version
Ahad, 03 Sep 2017

Pejabat Militer Filipina dan MILF Sebut Krisis Marawi Meluap ke Provinsi Lain

MINDANAO, FILIPINA SELATAN (voa-islam.com) - Krisis Marawi Filipina meluap ke provinsi lain di selatan negara tersebut, kata beberapa pejabat militer dan kelompok pejuang Moro.

Ini terjadi setelah Presiden Rodrigo Duterte mengatakan pada hari Jumat bahwa milisi bersenjata lengkap terinspirasi Islamic State (IS) telah terlihat di daerah pedalaman Buldon, Maguindanao, Mindanao tengah di Filipina selatan.

Kepala Komando Mindanao Barat Letnan Jenderal Carlito Galvez Jr. pada hari Sabtu (2/9/2017) mengkonfirmasi penilaian Duterte bahwa kelompok Maute telah memperluas pengaruhnya di luar Marawi, lokasi pengepungan yang diperpanjang sejak Mei ini.

"Itulah mengapa Front Pembebasan Islam Moro (MILF) sekarang melakukan yang terbaik untuk mengatasi situasi di Maguindanao," kata Galvez kepada wartawan pertahanan yang meliput konflik Marawi.

Inquirer online pada hari Jumat melaporkan bahwa juru bicara MILF Von Al Haq meminta anak buah mereka untuk segera memverifikasi klaim Duterte dan dengan demikian mengkonfirmasikannya.

"Mereka bisa menuju ke kota Butig karena letaknya dekat Buldon atau di Maguindanao," kata Al Haq.

Dia mengatakan bahwa mereka tidak dapat memobilisasi pasukan mereka untuk memburu para pejuang afiliasi IS ini karena mereka juga memiliki kampanye yang terus berlanjut di bagian lain Maguindanao melawan kelompok jihad.

"Kami membutuhkan sumber daya dan peluru," tambahnya.

Di situs resminya, MILF mengatakan bahwa krisis Marawi yang meluap adalah konsekuensi alami dari sebuah penyakit yang tidak ditangani dengan benar, sebuah "situasi yang tidak menguntungkan." (st/wb)


latestnews

View Full Version