View Full Version
Jum'at, 15 Sep 2017

Pemberontak Syiah Houtsi Yaman Ancam Serang UEA dengan Rudal

SANAA YAMAN (voa-islam.com) - Kepala pemberontak Syiah Houtsi Yaman pada hari Kamis (14/9/2017) mengancam akan menembakkan rudal ke Uni Emirat Arab dan menyerang kapal tanker Saudi di Laut Merah.

Koalisi yang dipimpin Saudi, dimana UEA adalah anggotanya, telah melancarkan kampanye udara sejak Maret 2015 pemberontak Syiah HoutSi, yang merebut ibukota Sanaa dan daerah lainnya pada tahun 2014.

Lebih dari 13.000 orang terbunuh dalam konflik tersebut dan Yaman telah dibawa ke tepi kelaparan.

Abdel Malek al-Houthi, kepala kelompok Syiah HoutSi mengatakan kepada stasiun televisi yang dikontrol Houthi Al-Masirah pada hari Kamis bahwa UEA "sekarang berada dalam jangkauan rudal kita".

"Perusahaan-perusahaan yang telah didirikan atau yang memiliki investasi di UAE seharusnya tidak lagi menganggapnya sebagai negara yang aman," tambahnya.

Abdul Malek Houtsi mengklaim bahwa para petempurnya telah mengembangkan teknologi rudal mereka untuk mencapai sasaran di utara ibukota Saudi Riyadh dan selatan kota suci Mekah di barat kerajaan.

Kekuatan angkatan laut pemberontak juga mampu menyerang instalasi minyak dan kapal tanker Saudi di Laut Merah, ia sesumbar, mengacam terhadap upaya perebutan pelabuhan Hodeida yang mereka kuasai.

Pelabuhan strategis tersebut adalah tujuan yang didambakan untuk pemerintahan Presiden Abdu Rabbo Mansour Hadi yang diakui secara internasional dengan pasukan Saudi yang lama berencana untuk merebutnya dari pemberontak kaki tangan Syiah Iran tersebut.

Pemberontak Syiah Houtsi sendiri beberapa kali menembakan rudal jelajah ke wilayah Saudi yang beberapa berhasil dicegat namun ada juga yang mendarat di tempat-tempat tertentu. Rudal-rudal itu sendiri selain rampasan dari militer Yaman sebagian diperoleh dari Iran yang diam-diam terus memasok persenjataan bagi kelompok tersebut. (st/TNA)


latestnews

View Full Version