View Full Version
Sabtu, 30 Sep 2017

Hampir 9500 Pasukan Keamanan Syi'ah Irak Tewas Atau Terluka Dalam Pertempuran Merebut

Mosul BAGHDAD, IRAK (voa-islam.com) - Lebih dari 1.200 personil keamanan Syi'ah Irak tewas dalam operasi militer untuk merebut kembali Mosul dari Islamic State (IS), koalisi pimpinan AS mengklaim hari Jum'at (29/9/2017).

Pengambilan kembali Juli di Mosul, sebuah kota yang direbut IS lebih dari tiga tahun sebelumnya, adalah kekalahan terbesar yang telah dialami IS sejak perang mendorong mereka kembali dimulai.

Pasukan Syi'ah Irak sering merilis angka untuk pejuang IS yang mereka katakan telah mereka bunuh, tapi sangat bungkam tentang kerugian mereka sendiri.

"Pertempuran bulan Oktober 2016 sampai Juli 2017 untuk membebaskan Mosul mencerminkan pengorbanan yang signifikan oleh mitra Irak kami, yang kehilangan 1.200-1.500 personel dalam aksi, dengan perkiraan 8.000 lebih terluka," kata koalisi AS dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan itu tidak memberikan rincian korban di antara berbagai pasukan yang ikut dalam pertempuran yang melelahkan tersebut.

IS menyerbu daerah yang luas di utara dan barat Baghdad pada tahun 2014, namun pasukan Irak yang didukung oleh serangan udara koalisi pimpinan AS dan dukungan lainnya sejak mendapatkan kembali sebagian besar wilayah yang mereka sebelumnya direbut.

Mosul hancur dalam kampanye pemboman brutal koalisi pimpinan AS selama delapan bulan dengan pejuang IS melakukan perlawanan ganas terhadap serangan pemerintah.

Pejuang IS menggunakan bom improvisasi, jebakan, terowongan, dan penembak jitu untuk memperlambat kemajuan pasukan Irak.

Koalisi anti-IS yang dipimpin AS melancarkan serangan udara terhadap posisi IS di kota tersebut, sementara artileri juga menyebabkan kerusakan besar pada Mosul.

Pembangunan kembali infrastruktur Mosul akan menghabiskan biaya sekitar $ 1 miliar, kata PBB. (st/TNA) 


latestnews

View Full Version