View Full Version
Jum'at, 13 Oct 2017

Antisipasi Serangan Militer Irak, Otoritas Kurdi Kirim 6000 Tentara Tambahan ke Kirkuk

IRBIL, KURDISTAN IRAK (voa-islam.com) - Otoritas Kurdi telah mengirim ribuan tentara tambahan ke wilayah kaya minyak Kirkuk untuk menghadapi "ancaman" dari pemerintah pusat Irak, wakil presiden wilayah otonom Kurdistan mengatakan pada hari Jum'at (13/10/2017).

Puluhan ribu tentara Kurdi sudah ditempatkan di sana dan 6.000 lainnya telah tiba sejak Kamis, kata Kosrat Rasul, di tengah meningkatnya ketegangan antara pemerintah otonomi Kurdistan dan Baghdad.

Pemerintah Irak telah mengambil serangkaian tindakan untuk mengisolasi wilayah tersebut sejak Kurdi mengadakan referendum 25 September kemerdekaan, termasuk melarang penerbangan internasional untuk pergi ke sana dan menyerukan penghentian penjualan minyak mentahnya.

Perdana Menteri Syi'ah Irak Haider al-Abadi berulang kali mengatakan bahwa dia tidak memiliki rencana untuk melangkah lebih jauh dan benar-benar menyerang wilayah tersebut.

Namun Dewan Keamanan Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) mengungkapkan kekhawatirannya pada Kamis malam mengenai apa yang dikatakannya sebagai sebuah operasi militer Irak yang signifikan di selatan Kirkuk "termasuk tank, artileri, Humvees dan mortir".

"Puluhan ribu Peshmerga Kurdi dan pasukan keamanan sudah ditempatkan di dan sekitar Kirkuk," kata Rasul di saluran televisi Kurdi Rudaw.

"Sedikitnya 6.000 tambahan Peshmerga dikerahkan sejak Kamis malam untuk menghadapi ancaman pasukan Irak."

Suku Kurdi berulang kali meminta perundingan setelah referendum di mana mayoritas memilih untuk merdeka.

Peshmerga Kurdi pindah ke Kirkuk saat tentara Syi'ah Irak ambruk dalam menghadapi Islamic State (IS) pada tahun 2014, mencegah ladang minyak di wilayah tersebut jatuh ke tangan IS. (st/ahram) 


latestnews

View Full Version