View Full Version
Kamis, 28 Dec 2017

Walikota London Desak Theresa May Batalkan Kunjungan Kenegaraan Trump ke Inggris

LONDON, INGGRIS (voa-islam.com) - Walikota London Sadiq Khan, pada hari Rabu (27/12/2017) mengatakan bahwa Presiden Donald Trump "tidak disambut baik" di ibukota Inggris itu yang dia gambarkan sebagai kota "toleransi, penerimaan dan keragaman".

Pernyataan tertulis Khan muncul setelah Majelis London menanyakan kepadanya bagaimana pemerintah kota akan mempersiapkan kunjungan kenegaraan resmi dari Trump.

"Sebagai Walikota, saya akan selalu berbicara untuk melindungi kepentingan dan keamanan London. Sebelumnya saya meminta Theresa May untuk membatalkan tawaran kunjungan kenegaraannya kepada Presiden Trump," kata Khan.

"Setelah kejadian terakhir, di mana Presiden Trump menggunakan Twitter untuk mempromosikan sebuah kelompok keji, ekstremis yang keberadaannya semata-mata untuk menabur perpecahan dan kebencian di negara kita, jelas bahwa setiap kunjungan resmi di sini tidak akan disambut," tambahnya.

Meskipun ada keributan online dengan Perdana Menteri Theresa May, Trump diperkirakan akan melakukan kunjungan resmi ke Inggris dan mengadakan pembicaraan dengan perdana menteri Inggris tersebut pada bulan Februari.

Retweet Trump dari tiga video anti-Muslim yang diambil dari umpan Twitter dari anggota kelompok sayap kanan Inggris First menyebabkan kemarahan di Inggris akhir bulan lalu dan menyebabkan para politisi senior berbicara menentang kunjungan apapun. Mei menggambarkan tweet Trump sebagai "salah."

Dia menolak untuk membatalkan perjalanan tersebut meski ada kecaman yang meluas, termasuk Khan, yang mengatakan bahwa Trump telah mempromosikan sebuah "kelompok ekstremis dan keji yang hanya ada untuk menabur perpecahan dan kebencian di negara kita."

Khan menyatakan bahwa orang-orang Inggris, termasuk dirinya sendiri, mencintai Amerika dan orang Amerika namun komentar terbaru Trump bertentangan dengan sikap Inggris tentang rasisme dan kebencian.

"London adalah suar toleransi, penerimaan dan keragaman, dan Trump telah berkali-kali menunjukkan bahwa pandangannya sama sekali tidak sesuai dengan nilai yang dimiliki London," catat Khan.

Trump juga diperkirakan akan menghadiri pembukaan kedutaan AS yang baru di Battersea, London barat daya, namun tidak ada tanggal yang ditetapkan. (st/DS) 


latestnews

View Full Version