View Full Version
Rabu, 01 May 2019

Angkatan Udara AS Lakukan Serangan Udara Pertama dengan F-35A

WASHINGTON (voa-islam.com) - Dua jet tempur F-35A telah melakukan serangan udara di jaringan terowongan ISIS di Irak, menandai pertama kali pesawat itu diterbangkan dalam misi tempur, kata Komando Sentral AS Selasa kemarin (30/4/2019).

"Kami memiliki kemampuan untuk mengumpulkan, memadukan, dan menyampaikan begitu banyak informasi, sehingga kami membuat setiap pesawat yang bersahabat lebih selamat dan mematikan," kata Letnan Kolonel Yosef Morris, komandan Skuadron Tempur ke-4 dan pilot F-35A.

“Itu, dikombinasikan dengan teknologi yang dapat diobservasi, memungkinkan kita untuk benar-benar melengkapi setiap paket pasukan gabungan dan siap untuk mendukung kemungkinan kontingen [bidang tanggung jawab] AOR.”

Morris mengatakan pesawat Lockheed Martin F-35A Lightning II memiliki kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari ruang pertempuran secara real time dan kemudian membagikannya dengan F-35 lainnya.

Jet ini disebut-sebut sebagai salah satu pesawat siluman paling canggih di dunia.

Pesawat-pesawat itu dikerahkan ke Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab sebagai bagian dari Operasi Gabungan Satuan Tugas Gabungan Inherent Resolve, operasi untuk menghilangkan kelompok ISIS dan ancaman yang ditimbulkannya ke Irak, Suriah, dan komunitas internasional.

Serangan itu terjadi hampir tiga minggu setelah jet F-35A Jepang jatuh ke laut selama misi pelatihan.

Itu hanya insiden kedua di mana F-35 jatuh dalam kecelakaan. Pada bulan September, sebuah jet F-35B AS jatuh di dekat Stasiun Udara Marine Corps di Beaufort, South Carolina.[fq/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version