View Full Version
Rabu, 01 May 2019

AS dan Israel Akan Pasok Rudal Anti-Pesawat untuk Milisi Komunis Kurdi di Utara Suriah

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Amerika Serikat dan Israel dilaporkan akan memasok rudal anti-pesawat ke milisi Komunis Kurdi di Suriah utara di tengah-tengah ketegangan antara Ankara dan Washington mengenai dukungan AS untuk kelompok militan tersebut, yang pemerintah Turki anggap sebagai teroris.

Mengutip sumber-sumber lokal, harian Turki Yeni Safak melaporkan bahwa AS akan mengirimkan pengiriman Stinger Man Portable Air Defense System (MANPADS) kepada militan Komunis Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

PKK, tambahnya, telah menetapkan kota-kota Rmelan dan Shaddadah di Provinsi Hasakah Suriah serta wilayah Jalabiyah dan al-Omar sebagai titik peluncur untuk misil yang dipasok Amerika.

Ankara tidak senang dengan dukungan Washington terhadap militan Komunis Kurdi dari Unit Perlindungan Rakyat (YPG), yang dipandang sebagai perpanjangan dari PKK, dan telah berulang kali meminta pemerintah AS untuk berhenti menyediakan senjata kepada mereka.

PKK telah melakukan pemberontakan di Turki selama beberapa dekade dan juga menjalankan pangkalan di negara tetangga, Suriah dan Irak.

Laporan lebih lanjut mengatakan rezim di Israel juga telah berjanji untuk memasok milisi Komunis Kurdi dengan rudal anti-pesawat Spike di provinsi Deir Al-Zor dan Raqqa Suriah setelah pertemuan tingkat tinggi antara kelompok teroris tersebut dan Tel Aviv.

Aliansi AS-Kurdi secara erat mengoordinasikan penyebaran rudal ke Suriah sebagai bagian dari "strategi gabungan khusus," menurut laporan itu.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kelompok terdiri dari 30 militan PKK telah menerima pelatihan untuk menggunakan rudal anti-pesawat canggih tersebut.

Turki sejak 2016 telah meluncurkan dua operasi militer di dalam wilayah Suriah terhadap milisi Komunis Kurdi yang didukung AS dan telah mengancam pihak ketiga jika mereka gagal meninggalkan bagian timur Sungai Efrat.

Seperti Turki, AS telah mendaftarkan PKK sebagai kelompok teroris, tetapi memandang YPG sebagai sekutu dalam apa yang disebut perjuangan melawan kelompok Islamic State (IS).

Turki telah berulang kali mempertanyakan penyebaran senjata berat Washington di Suriah meskipun Islamic State diklaim telah dikalahkan.

Desember lalu, para pejabat AS mengatakan Pentagon mempertimbangkan untuk merekomendasikan agar militan Kurdi diizinkan menyimpan senjata yang dipasok Amerika setelah penarikan pasukan dari Suriah.

Pada bulan Februari, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengecam sekutu NATO karena memasok banyak senjata ke militan Komunis Kurdi di Suriah utara, sementara mengabaikan permintaan pembelian senjata Ankara. (st/ptv)


latestnews

View Full Version