View Full Version
Sabtu, 02 May 2015

Politisi Nasdem: Presiden Jokowi Harus Menyadari Dirinya Semakin Ditinggalkan

JAKARTA (voa-islam.com) - Presiden Jokowi, kata politisi Partai Nasdem Despen Ompusunggu, harus menyadari dirinya kini semakin ditinggalkan oleh rakyat, pendukung, hingga media massa.

“Presiden harus menyadari, media meninggalkan, publik meninggalkan, pendukung pun banyak meninggalkan, lalu survei menyatakan kepuasan publik menurun,” ujar Despen dalam diskusi bertajuk “Menagih Janji Trisakti, Menguji Nyali Jokowi” di Jakarta, Kamis (30/4).

Ia pun meminta Jokowi menyadari, 250 juta rakyat Indonesia menggantungkan harapan pada dirinya. Dengan demikian, Jokowi harus segera menyadari apa yang menyebabkan dirinya ditinggalkan dan pemerintahannya tidak berjalan maksimal.

“Apakah hal itu karena tidak baiknya kinerja para pembantunya, baik di sektor politik maupun ekonomi?” kata Despen.

Jokowi juga harus tidak ragu mengganti menteri-menterinya yang menyulitkan kerja kabinet, tambahnya. Karena, penggantian menteri merupakan hak prerogratif presiden.

“Jika memang mau melakukan perombakan kabinet, dia harus terang mana yang harusnya diganti. Katanya kan dia evaluasi menteri dari hari ke hari,” ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Despen, mudah saja menentukan menteri yang tidak apik bekerja, yakni dengan melihat target-target kerja para menteri dan mencocokan dengan progres yang tengah dilakukan.

“Mau menteri dari Nasdem atau dari partai mana pun, kalau tidak bagus, ya, diganti saja,” ujarnya.

Kan, yang memilih menteri itu presiden. Logikanya, kalau ternyata menterinya tidak apik bekerja, berarti yang salah presidennya, lalu kenapa bukan presidennya yang diganti, apalagi kan katanya sudah ditinggalkan rakyat? [ron/pur/pribuminews/voa-islam.com]

image: tribun


latestnews

View Full Version