View Full Version
Kamis, 28 Jan 2021

PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

 

Diungkapkan Hairul, kasus korupsi bansos ini menambah rundung bangsa Indonesia di tengah pandemi Covid-19 dan terjadinya berbagai bencana alam.

JAKARTA (voa-islam.com)--PB Pemuda Muslimin Indonesia meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memeriksa Puan Maharani dan menangkap Herman Hery karena diduga terlibat kasus korupsi bantuan sosial (bansos). Pernyataan ini disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal PB Pemuda Muslimin M. Hairul Huda.

Menurut Hairul, kasus korupsi bansos diyakini tidak berdiri sendiri alias hanya dilakukan oleh eks Mensos Juliari Batubara. “Melibatkan pihak dari kelompok dan orang-orang dibelakangnya, seperti Herman Hery dan Ihsan Yunus dan dugaan kuat mengalir sampai Puan Maharani yang diduga menerima setoran dari Mensos melalui orang dekatnya,” kata Hairul dalam keterangan tertulis, Kamis (28/1/2021).

Pada kesempatan ini, Hairul mengapresiasi keberanian KPK yang telah mengungkap kasus korupsi bansos dengan melakukan OTT Mensos Juliari.

“Jelas kasus ini wajib diapresiasi namun pengusutan dan penindakannya haruslah tuntas sampai aktor utamanya, Tidak boleh berhenti sampai dengan orang tertentu,” tegas Hairul.

“Kami mendorong dan mendesak KPK agar berani periksa ketua DPR RI serta segera menindak ketua komisi 3 dan pihak lainnya yang telah diduga menyalahgunakan kewenangannya serta menerima uang haram korupsi,” lanjut Hairul. 

Diungkapkan Hairul, kasus korupsi bansos ini menambah rundung bangsa Indonesia di tengah pandemi Covid-19 dan terjadinya berbagai bencana alam.

“Rakyat Indonesia sedang dirundung duka dan luka yang mendalam, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula dalam masa yang penuh kesulitan dalam kehidupan. Karena resesi ekonomi akibat pandemi covid19 dan musibah bencana alam bertubi-tubi sejak awal 2021 ditambah lagi praktek korupsi bantuan kemanusiaan oleh para elit parpol, pejabat eksekutif serta wakil-wakil rakyat yang duduk di DPR-RI,” ungkap Hairul.

Pemuda Muslimin Indonesia mengutuk perilaku korupsi bansos dan meminta para pelaku korupsi bansos di hukum mati. Mereka pantas dihukum mati, jelas Hairul, karena nurani koruptor tersebut juga telah mati dibunuh oleh hawa nafsu.

“Memperkaya diri dengan cara jahat merampok hak rakyat miskin ditengah rakyat yang sedang menghadapi kesulitan hidup dan musibah bencana bertubi di negeri ini,” ujar Hairul.

Pemuda Muslimin Indonesia terus mendorong KPK agar bernyali tinggi dan memiliki keberanian serta niat suci demi kemanusiaan untuk menuntaskan kasus korupsi Bansos.* [Ril/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version