View Full Version
Selasa, 11 Aug 2020

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

MOGADISHU, SOMALIA (voa-islam.com) - Sedikitnya enam tahanan tewas dan enam lainnya cedera dalam baku tembak di dalam penjara di ibukota Somalia, Mogadishu pada Senin (10/8/2020).

Ada laporan yang saling bertentangan tentang bagaimana para tahanan, yang semuanya dikatakan sebagai anggota kelompok Al-Shabaab yang terkait dengan Al-Qaidah, mendapatkan senjata tersebut.

"Terjadi penembakan hebat di dalam penjara di mana beberapa narapidana berhasil mendapatkan senjata api dan mulai menembaki para penjaga," kata petugas keamanan Abdi Dhere kepada kantor berita AFP.

"Tidak jelas bagaimana para tahanan akhirnya memiliki akses ke senjata."

Sumber keamanan lain mengatakan salah satu tahanan merampas senapan dari seorang penjaga.

Dua penjaga penjara tewas dalam serangan itu, Jenderal Mahad Abdirahman Aden, kepala penjara negara itu, mengatakan kepada TV nasional.

Juru bicara kementerian informasi Ismael Mukhtar Omar mengatakan situasi di penjara sekarang kembali normal.

"Semua narapidana yang terlibat dalam pertempuran itu tewas," katanya dalam sebuah pernyataan.

Hassan Kulmiye, seorang petugas polisi, mengatakan kepada kantor berita DPA bahwa para tahanan dapat merebut bagian dari kompleks tersebut dan pasukan keamanan membutuhkan hampir dua jam untuk mengakhiri pengepungan.

Somalia telah terlibat dalam kekerasan mematikan sejak 1991, ketika pejuang klan menggulingkan pemimpin lama Siad Barre dan kemudian menyerang satu sama lain.

Sejak 2008, Al-Shabaab telah berjuang untuk menggulingkan pemerintah pusat yang diakui secara internasional dan menetapkan syariah Islam di negara tersebut.

Al-Shabaab diusir dari ibu kota pada 2011 oleh pasukan Somalia yang didukung oleh pasukan Uni Afrika, tetapi terus berperang melawan pemerintah, melakukan serangan rutin.

Bulan lalu, panglima militer Somalia lolos tanpa cedera ketika seorang penyerang jibaku Al-Shabaab mengendarai mobil bermuatan bom  ke dalam konvoinya di Mogadishu. (Aje)


latestnews

View Full Version