View Full Version
Sabtu, 07 May 2016

Wahdah Islamiyah: Penghafal Al-Quran Menjadi Solusi Permasahan Umat

JAKARTA (voa-islam.com)--Trend kaderisasi penghafal Al-Quran sedang marak. Terlebih setelah munculnya sosok Musa bocah 6 tahun, penghafal 30 juz Al-Quran. Hal ini menjadi semangat para tokoh dan dai untuk mendukung program mencetak penghafal Al-Quran.

Kontribusi terbesar penghafal Quran terutama bisa menjadi contoh-contoh di masyarakat dan menghidupkan Al-Quran di tengah masyarakat."

Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin, Ketua Umum Wahdah Islamiyah menyebutkan bahwa penghafal Al-Quran bisa menjadi solusi masalah umat.

Wahday Islamiyah memiliki program mencetak 1000 hufazh yang diharapkan nantinya memberikan kontribusi dan perubahan di masyarakat.

“Insya Allah, kita tidak terbatas pada angka 1000 kita akan mencetak sebanyak banyaknya. Kita memang target minimal 1000,” jelasnya kepada Voa-Islam belum lama ini.

Ustadz Zaitun melanjutkan, ”Kontribusi terbesar penghafal Quran terutama bisa menjadi contoh-contoh di masyarakat dan menghidupkan Al-Quran di tengah masyarakat.”

Menghidupkan Al-Quran di tengah masyarakat pun menjadi tujuan program-program penghafal Al-Quran. Menurutnya ini dapat dilakoni oleh mereka yang tidak hanya menghafalkan Al-Quran namun juga memahaminya.

“Apalagi mereka hafizh tidak sekadar hafal namun juga memahami Al-Quran. Dan kedua bisa menghidupkan Al Quran di tengah masyarakat,” jelas dia.* [Sendia/Syaf/voa-islam]


latestnews

View Full Version