

JAKARTA (voa-islam.com)- Ketua Umum Al-Isryad Al-Islamiyah, Faisal Bin Madi berpesan kepada anggotanya agar tetap solid dan rukun. Apapun perbedaan yang ada, hendaknya tidak dijadikan persoalan yang berarti.
Selain itu ia juga berpesan agar Al-Irsyad ini mampu melahirkan tokoh-tokoh agama yang mumpuni seperti tokoh di Indonesia sehingga nama organisasi menjadi kembali harum.
“Yang menjadi harapan saya, majelis dakwah ini mari kita angkat perannya, pengaruhnya di masyarakat sehingga melahirkan rujukan seperti Ahmad Dahlan, tokoh-tokoh besar yang merujuk pada beliau. Umair Ubais yang menjadi gurunya Menteri Agama Tarmizi Taher.
Majelis dakwah saya harapkan bisa melahirkan manusia-manusia yang seperti ini. Kita harumkan kembali Al-Irsyad ini, yang pasti itu bisa tercapai kalau kita solid. Solid, rukun, baik dari Pimpinan Pusatnya sampai Pimpinan Cabangnya,” ujarnya, Sabtu (3/3/2018), di Jakarta Timur.
Ia mencontohkan perbedaan itu pernah terjadi di Arab Saudi. Kala itu Raja dengan titahnya pernah berganti-ganti dalam memandang bidang politik. “Terkait perbedaan, di Arab Saudi pun ada perbedaan.
Dahulu, Faisal masih menjadi Raja, banyak orang ikhwan itu banyak di Saudi, termasuk Yusuf Qardawi pun pernah di Saudi. Tapi seiring perkembangannya ada pergeseran. LIPIA ini saya lihat, tahun 1980-an banyak orang ikhwan sehingga banyak melahirkan orang Anies Matta.
Tamatan di Madinah ada Hidayat Nur Wahid. Secara politik masih menerima. Tapi era 90-an ke atas, ada perubahan dari Saudi, yang berbau ikhwan itu mesti tidak ada, maka melahirkan generasi yang berbeda lagi. Lahirnya DR. Syafiq Basalamah, dan lainnya, itu produk 90-an ke atas, yang cenderung apolitik,” tambahnya menjelaskan.
Untuk itu, ia sekali lagi menegaskan bahwa untuk mencapai itu, warga Al-Irsyad diminta konsisten menjalankan roda organisasi, di antaranya menyelesaikan program-program yang ada.
“Ini jadi harapan kami. Mari kita entaskan program yang ada. Jangan terlalu banyak debat, debat, dan debat. Cabang anggota ini menunggu kiprah kita. Sumbang kita. Kerja kita, untuk semua,” tutupnya harap. (Robi/voa-islam.com)