View Full Version
Kamis, 01 Apr 2021

Ketua PP Muhammadiyah: Jangan Menghilangkan Tindakan Radikalisme dengan Radikalisme

YOGYAKARTA (voa-islam.com) – Dadang Khamad menegaskan, jika ingin menghilangkan radikalisme jangan dengan tindakan radikal.

Termasuk jika ingin menghilangkan intoleransi juga jangan dengan tindakan intoleransi, serta dalam menghilangkan kekerasan jangan dengan cara kekerasan.

“Itu tidak bagus dalam pendidikan kemasyarakatan akan menimbulkan dendam makin membara, dan akan makin lama dan membesar masalah,” ucap ketua PP Muhammadiyah ini pada (31/3) saat dimintai keterangan terkait dengan adanya radikalisme yang menyebabkan tindakan terror.

Dirinya menyebut, adanya tindakan radikal disebabkan oleh banyak hal, selain indoktrinasi agama, di sisi lain juga sangat bisa disebabkan seperti rendahnya tingkat pendidikan dan stress dalam menghadapi kenyataan hidup. Faktor-faktor tersebut bisa menjadi jaringan kondusif untuk membentuk seseorang menjadi radikal.

Dalam melihat radikalisme melalui kacamata moderasi, adanya radikalisme tidak bisa dilihat dari suatu persepektif tunggal, karena banyak faktor yang melingkupinya. Dadang menyebut sikap moderat merupakan keniscayaan untuk diimplementasikan dalam segala aspek kehidupan.

Terkait dengan sikap Muhammadiyah dalam melihat adanya radikalisme yang melahirkan tindakan terror, Dadang mengutip pepatah yang mengatakan bahwa, lebih banyak menangkap lalat dengan madu dari pada dengan racun. Artinya jangan menghilangkan tindak kekerasan dengan kekerasan juga, maka proyek deradikalisasi dirasa kurang tepat dalam menghilangkan tindakan radikal.

Meski demikian, menurut Dadang pekerjaan rumah terbesar yang harus segera diselesaikan terkait dengan tindakan terror ini adalah mengetahui dan menindak para aktor intelektualnya atau yang mendesain kejadian ini.

Dadang juga mewanti-wanti dari kejadian ini jangan sampai ada kelompok yang mengambil keuntungan bagi kelompoknya dengan menuduh dan mendiskreditkan kelompok lain.

“Jangan sampai menggunakan isu-isu kekerasan untuk kepentingan kelompoknya sendiri untuk menghabisi orang lain,” tegas Dadang. [syahid/voa-islam.com]

sumber: muhammadiyah.or.id


latestnews

View Full Version