View Full Version
Senin, 12 Oct 2026

KPIPA Perluas Jejaring Perempuan Peduli Palestina ke Bangka Belitung

PANGKALPINANG (Voa-Islam.com)--Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al-Aqsha (KPIPA) meluncurkan Jejaring Edukasi dan Jalinan Aksi Kepedulian Al-Quds (JEJAKQU) di Bangka Belitung pada Sabtu (10/10). JEJAKQU merupakan cabang ke-empat setelah sebelumnya KPIPA meresmikan KPSP Sumatera Utara, PELITA Depok, dan ALMI Jawa Barat.

Ratusan peserta menghadiri peluncuran dan pelantikan pengurus JEJAKQU yang dirangkai dengan tabligh akbar selama dua hari.

Tabligh akbar pertama diselenggarakan secara kolaboratif oleh KPIPA, JEJAKQU, dan Komunitas Mata Pena. Kegiatan bertema “Meneguhkan Jejak Kepedulian, Menguatkan Ukhuwah untuk Palestina dan Indonesia" dilaksanakan di Auditorium Sofyan Tsauri, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung. 

Sekitar 400 peserta dari masyarakat umum, majelis taklim, dan tokoh masyarakat hadir dalam kegiatan yang menampilkan Ketua KPIPA, Dr Nurjanah Hulwani, sebagai narasumber.

Dalam tausiyahnya, Nurjanah menjelaskan bahwa kepedulian terhadap Palestina adalah hal yang penting karena Al-Aqsha merupakan bagian dalam sejarah dan perjuangan umat Islam. Ia mengajak masyarakat untuk tidak berhenti peduli kepada Palestina dan terus membersamai perjuangan mereka melalui doa, aksi, dan donasi.

Sementara itu, Ketua Koalisi JEJAKQU yang baru dilantik, Lia Syafitri, berharap JEJAKQU bukan sekadar sebuah perkumpulan. Namun, menjadi rumah besar bagi perempuan Bangka Belitung untuk belajar, saling menguatkan, menyebarkan kesadaran, dan menghadirkan aksi nyata untuk Al-Quds dan Palestina.

Dukungan disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Pangkalpinang, Agustu Efendi. Ia berharap, kepedulian terhadap Palestina terus tumbuh di tengah masyarakat dengan senantiasa mendukung kegiatan dan program yang terkait kepalestinaan. 

Di hari kedua, tabligh akbar dilaksanakan di rumah dinas Bupati Bangka pada Ahad (11/10). Kegiatan bertema "Al Quran Sumber Keteguhan Gaza" diselenggarakan oleh ODOJ Bangka Belitung bekerjasama dengan Pemkab Bangka, GOW Kab. Bangka, KPIPA, Komunitas Matapena, dan JEJAKQU.

Ibu-ibu bhayangkari, anggota ODOJ, perwakilan Salimah, NU, anggota Komunitas Matapena, anggota JEJAKQU, serta ibu-ibu pengajian terlihat khusyu' mendengarkan tausiyah dari Ketua KPIPA, Nurjanah Hulwani.

Dalam tausiyah bertajuk “Rahasia Keteguhan Gaza: Al-Qur’an, Tanah Air, dan Keteguhan Iman”, Nurjanah menyampaikan tiga hal yang menjadi sumber keteguhan rakyat Gaza, yaitu kecintaan terhadap tanah air, kedekatan dengan Al-Qur’an, dan keteguhan dalam menjaga keyakinan dari pengaruh ghazwul fikri (perang pemikiran).

Ia menyebut bahwa di tengah kehancuran, keterbatasan air bersih, pangan, dan kebutuhan dasar, kedekatan dengan Al-Qur’an menjadi penguat iman masyarakat Gaza, termasuk dalam menjaga tradisi menghafal Al-Qur’an.

"Kepedulian terhadap Palestina, khususnya Masjid Al-Aqsa, tidak cukup berhenti pada doa dan rasa prihatin. Namun, perlu diwujudkan melalui penyebaran informasi yang benar, donasi, sedekah, dan bantuan kemanusiaan. Setiap amal kebaikan, sekecil apa pun, memiliki arti ketika dilakukan dengan keikhlasan dan konsistensi," imbuhnya.

Semangat solidaritas juga disampaikan oleh Lulu, Ketua Komunitas Matapena dan perwakilan JEJAKQU. Ia memaparkan berbagai upaya yang dilakukan pihaknya untuk menggalang donasi bagi Palestina. Di antaranya melalui penjualan barang preloved, kegiatan berjualan di Pasar Baturusa, dan penjualan kue. Seluruh hasil penjualan tersebut dialokasikan 100% untuk Palestina.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bangka, Fery Insani, mengajak masyarakat untuk istiqamah dalam menuntut ilmu agama, meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki amal, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Sementara itu, Diny Harlina selaku Ketua Pengurus ODOJ, mengingatkan pentingnya menjaga komitmen berinteraksi dengan Al-Qur’an di tengah kesibukan. Ia mengajak jamaah untuk meniatkan setiap amalan sebagai bentuk ibadah dan kepedulian terhadap saudara-saudara di Palestina.

Peluncuran JEJAQKU yang dirangkai dengan tabligh akbar selama dua hari ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan yang semakin mendalam terhadap Al-Qur’an, meningkatkan kepedulian dan solidaritas terhadap Palestina serta mendorong aksi nyata dalam menebarkan kebaikan.*


latestnews

View Full Version