View Full Version
Sabtu, 27 Aug 2011

Ribuan Warga Mesir Lanjutkan Aksi Demonya di Depan Kedubes Israel di K

Kairo – PIP: Ribuan demonstran rakyat revolusi, sejak jum’at pagi kemarin hingga ditulisnya berita ini masih bertahan di depan kantor kedubes Israel di Kairo. Mereka menuntut pemerintahnya mengusir dubes Israel dan menutup kantor tersebut untuk selamanya. Selain itu, mereka juga menuntut agar ekspor gas ke negara Zionis tersebut dihentikan dan perjanjian Kamp David dibatalkan.

Sejumlah pengamat mengatakan, banyaknya warga Mesir yang menginginkan diusirnya dubes Israel dari Kairo dan pemanggilan dubes Mesir dari Tel Aviv adalah murni tuntutan rakyat. Tidak ada tendensius atau kepentingan politik. Mereka yang tergabung dalam jejaring facebook, tweeter serta aktivis gerakan lainya kembali mendengungkan tuntutanya untuk mengusir dubes Zionis, Yetsaq Livanon dari Kairo, menyusul gugurnya tujuh tentara Mesir oleh pasukan udara Israel.

Sejak pagi hari para demonstran sudah memenuhi halaman depan gedung Israel di Kairo. Mereka membawa bendera Mesir dan Palestina. Merekapun melakkan shalat jum’at di depan halaman kantor serta di atas jembatan universitas.

Setelah shalat jum’at datang kelompok lain dari alun-alun Tahrir, bergabung dalam aksi satu juta masssa di depan kantor kedubes. Sementara itu, kepolisian Mesir tampak berjaga-jaga di depan kantor kedubes. Sebanyak enam panser disiagakan di depan kantor, selain tiga lainya disiapkan di depan kantor kedubes Saudi Arabia. Jumlah mereka terus bertambah setelah buka bersama, hingga memacetkan jalan-jalan di sekitar kantor kedubes.

Dalam penjelasanya, coordinator aksi menyebutkan, sebanyak 85 juta relawan siap mengorbankan jiwanya untuk membela kehormatan Mesir. Mereka menegaskan tidak akan menerima permintaan maaf baik dari Israel ataupun Amerika.

Di sisi lain, ribuan demonstran juga berkumpul setelah shalat Jum’at kemarin di depan masjid Al-Fatah di alun-alun Ramses. Aksi yang dipimpin Dr. Shalah Sultan, pejabat urusan Al-Quds organisasi Ikatan Ulama Dunia diakhir dengan pembakaran bendera Zionis. (asy)


latestnews

View Full Version