View Full Version
Sabtu, 27 Aug 2011

300 Ribu Jemaah Shalat Jum’at Terakhir di Masjid Al-Aqsha

Al-Quds – PIP: Sebanyak 300 ribu kaum muslimin kemarin melakukan shalat jum’at terakhir di bulan Ramadhan, ditengah ketatnya keamanan dan peraturan yang diterapkan tentara Zionis untuk menghalangi warga datang ke Al-Aqsha.

Lembaga peninggalan dan wakaf Al-Aqsha dalam keteranganya selepas shalat jum’at (26/8) mengatakan, disaksikan masjid Al-Aqsha dan ditengah tantangan dari tentara Zionis serta kepungan aparat keamanan, sebanyak 300 ribu kaum muslimin dapat melaksanakan kewajibanya shalat jum’at terakhir di bulan Ramadhan. Semua bangunan ataupun pelataran penuh sesak oleh jema’ah, laki-laki dan perempuan yang datang dari Al-Quds maupun Tepi Barat memadati setiap ruang yang disediakan oleh badan wakap untuk menampung jam’ah yang datang untuk melakukan I’tikaf fi dalam masjid selama 10 terakhir di bulan Ramadhan al-Mubarak ini.

Dalam sambutanya, Khotib masjid Al-Aqsha, Dr. Ikrimah Shabri dalam khutbahnya menyeru kaum muslimin memadati Al-Aqsha, walau dihalangi tentara Zionis. Ia mengatakan, “Sesungguhnya kedatangan kalian di Al-Aqsha untuk melakukan shalat shubuh, Isya dan taraweh secara berjama’ah, merupakan bentuk reaksi dan mengandung misi bagi bangsa yang rakus, selaian mengandung misi lain pada dunia bahwa warga Al-quds dan sekitarnya mencintai Al-Aqsha. Hati mereka senantiasa terikat dengan Al-Aqsha. Bagaimana tidak, Al-Aqsha adalah bagian dari akidah dan keyakinan mereka, ungkapnya.

Pada saat yang sama, yayasan Al-Aqsha telah menyiapkan untuk memberikan makanan buka dan sahur bagi 30 ribu jama’ah di Masjid Al-Aqsha pada hari ke 27 bulan Ramadhan. Sementara yayasan Al-Bayariq telah memberikan pelayananya pada 300 jama’ah dengan menyiapkan 300 armada untuk mengangkut jam’ah Al-Aqsha dari dalam wilayah jajahan 48 untuk menghidupkan malam lailatul Qadar. (asy)


latestnews

View Full Version