

![]() |
|
Gaza – PIP: Juru bicara gerakan Hamas, Dr. Sami Abu Zuhri meminta aparat keamanan otoritas Palestina di Tepi Barat membebaskan perlawanan untuk menghadapi meningkatnya eskalasi serangan kelompok pemukim Zionis. Permintaaan ini menyusul aksi-aksi sejumlah kelompok radikal yahudi yang semakin agresif menodai tempat suci ummat hingga membakar masjid Nurain di kota Nablus dan beberapa wilayah permukiman lainya. Dalam pernyataan tertulisnya, Abu Zuhri mengatakan, “Kami dari gerakan Hamas memandang eskalasi ekstrimis yahudi semakin berbahaya menyusul pembakaran terhadap salah satu masjid milik ummat Islam di selatan Nablus dan perusakan terhadap tanaman zaitun milik warga di sebelah selatan Betlehem dan Wuljah. Kejahatan ini, ungkap Abu Zuhri merupakan pelanggaran tingkat tinggi karena mengandung unsure SARA selain menunjukan tabiat Zionis yang menuntut sikap serius dari semua pihak untuk memadamkanya. Abu Zuhri menjelaskan, Hamas meanganggap perundingan apapun ditengah kejahatan seperti ini, tiada lain hanya untuk menutupi kejahatan Zionis selama ini. Oleh karena itu, ia minta aparat keamanan Tepi Barat untuk menghentikan kerja sama keamananya dengan Israel serta membebaskan tangan perlawanan dari belenggu agar mampu melindungi bangsa Palestina dan tempat sucinya. (asy) |