View Full Version
Kamis, 29 Sep 2011

4773 Syuhada Meninggal di Gaza Sejak Intifadah Al-Aqsha


Gaza – PIP: Laporan yang bersumber dari yayasan HAM Palestina menyebutkan, pasukan Israel telah membunuh 4773 Palestina sejak intifadah Al-Aqsha tahun 2000. 1074 diantaranya adalah anak-anak dan 223 orang perempuan.

Dalam konferensi persnya, Rabu (28/9) bersamaan dengan peringatan 11 tahun meletusnya intifadah Al-Aqsha, akibat provokasi yang dilakukan rezim Zionis saat itu, Areil Sharon yang menodai Masjid Al-Aqsha dengan kawalan ketat kepolisian. Selanjutnya aksi tersebut diwarnai dengan tembakan terhadap jama’ah kaum muslimin, hingga ratusan orang meninggal syahid dan lainya luka-luka.

Sementara itu, agresi Israel di Gaza terhadap warga sipil dan harta milik warga meningkatkan jumlah orang yang terusir dari rumahnya. Sekitar 19022 rumah hancur, 4694 rumah hancur total. 40779 hektar tanah rusak dan 1028 fasilitas umum rusak. Sementara sejumlah sekolah dan rumah ibadah serta sentra perdagangan hancur 1308 sentra perdagangan rusak, 542 pabrik hancur dan 1239 kendaraan rusak parah.

Di sisi lain, pembangunan tembok rasial merupakan pelanggaran terhadap undang-undang internasional. Seperti yang terjadi di Al-Quds sebagai wilayah jajahan. Hingga kini pembangunan tembok rasial masih berlangsung.

Pelanggaran fisik yang dilakukan Zionis terhadap bangsa Palestina selama beberapa decade terakhir, merupakan kejahatan yang harus dihentikan dan diberikan sanksi yang layak untuknya. Sanksi terhadap mereka tidak akan gugur dengan adanya kemajuan bidang politik atau perundingan. Lembaga Al-Aqsha dengan ini mendukung upaya pemberdayaan kembali sansi terhadap Zionis atas kejahatan-kejahatan yang dilakukannya. (asy)


latestnews

View Full Version