

![]() |
|
Ramallah – PIP: Sejumlah sumber Palestina mengungkapkan, gerakan Fatah di Ramallah secara khusus media informasi yang berada di bawah jubir resmi kepresidenan, Nabil Abu Radinah telah menyiapkan langkah untuk menentang pembebasan tawanan melalui opini. Mereka berupaya memperburuk citra keberhasilan besar ini. Dalam rencananya, aksi ini ditujukan untuk mendustakan transaksi pertukaran dan memperkecil resiko yang akan diterima rakyat terutama gerakan Fatah dan Mahmud Abba, menyusul keberhasilan gerakan Hamas dalam membebaskan tawanan. Padahal gerakan Fatah telah berupaya membebaskan para tawanan melalui perundingan selama 18 tahun lamanya, sejak tahun 93. Rencana mereka untuk menggagalkan transaksi pertukaran ini, diantaranya dengan memunculkan sejumlah nama tawanan lama yang tidak termasuk dalam transaksi pertukaran, selain nomor serta nama dan tanggal penangkapan yang diada-adakan untuk mengelabui opini. Disamping itu, banyak sekali kebohongan yang disebarkan situs Fatah, Maan yang mengutif pernyataan tawanan Fatah, Marwan Barghutsi bahwa para pemimpin gerakan Fatah tidak dimasukan ke dalam daftar pertukaran tawanan. padahal Barghutsi tidak tahu menahu atas pernyataan tersebut. Bahkan menurut pengacaranya, Barghutsi membantah telah mengeluarkan pernyataan tersebut. (asy) |