View Full Version
Jum'at, 16 Jan 2015

Hariman Siregar : Jokowi Bawa Indonesia ke Sistem Liberal

Jakarta (voa-islam) - Kebijakan ekonomi Presiden Joko Widodo dinilai telah menjurus ke arah neoliberal. Saat ini Jokowi seakan tengah membangun sistem liberalisasi pengelolaan energi salah satunya melepas tata niaga migas ke mekanisme pasar.

Bekas aktivis Malari, Hariman Siregar mengatakan, bahwa utang negara kita akan semakin bertambah, jika pengelolaannya di lepas ke pasar modal asing bukan mengurangi.

"Jika bertemu dengan modal asing, lama-lama kita hanya dapat uang sewa tanah dan upah buruh saja, kita tidak menerima untung,"  tegas Hariman Siregar, di Sukabumi, Kamis (15/1).

Karena itu dia menentang upaya Jokowi untuk melakkukan upaya liberalisasi dengan semakin banyak mengundang modal asing yang ditanam di Indonesia. "Seharusnya asing tidak boleh lebih dari 50 persen dari proyeksinya, pribumilah yang harus dapat keuntungan lebih dari 50 persen," terang Hariman. 

Pada kesempatan itu juga Hariman mengatakan, saat ini Indonesia sudah mengalami krisis ketatanegaraan. Institusi-institusi yang seharusnya membangun negara justru saling serang. "Sejak 2004 demokrasi kita telah dibajak", ujarnya. 

Pembajakan itu terjadi disebabkan terjadinya politisasi uang dengan pelaksaan pemilu yang tidak jujur.  "Suara rakyat praktis kalah, karena money politic lebih dominan", katanya.

Hariman menambahkan setelah pemerintahan Soeharto jatuh, yang tercetus adalah reformasi bukan revolusi. Sehingga yang terjadi hanyalah pergantian bukan perubahan. (robiawan)


latestnews

View Full Version