View Full Version
Sabtu, 09 Jan 2016

Kabinet Jokowi-JK, Kabinet Bagi-bagi Jatah Layaknya Sambut Perang Dunia

JAKARTA (voa-islam.com)- Satu tahun lebih sudah Jokowi-JK memimpin Negara ini. Kabinet yang dibentuk pun dinamai dengan Kabinet Kerja. Namun siapa sangka ternyata kabinet yang dibentuk ini hanya untuk kepentingan beberapa elit. Bagi-bagi “kue”.

“Itu motivasinya dasarnya. Kabinet Kerja ini dibentuk hanya untuk bagi-bagi kekuasaan,” demikian kata Haris Rusly dari Petisi 28, kemarin (08/01/2016), di Tebet, Jakarta Selatan.

Haris juga menyebut bahwa kabinet yang ada saat ini layaknya menyambut Perang Dunia I dan II. Di mana adanya blok-blok yang diperebutkan untuk memenuhi hasrat para elit.

“Kabinet ini seperti menjelang Perang Dunia I dan II. Di mana adanya bagi-bagi blok dengan cara mengekpansi dan meng-kavlingnya. Setelah itu para koloni pun membagi kekuasaan dan mendistribusikannya,” tambahnya.

Seperti Jusuf Kalla, ia menyebut telah mendapatkan “jatahnya”. Misalnya saja Haris mengatakan JK menempatkan koloninya di BAPPENA dan ESDM. Selain itu ada pula Menko Polhukam, Luhut Binsar Panjaitan; Megawati; dan Surya Paloh. Sehingga ia menilai wajar saja jika adanya benturan-benturan yang acapkali terjadi di lingkungan pemerintahan Jokowi-JK.

“Saya rasa akan sulit meniadakan benturan-benturan. Kita lihat saja, dari hari ke hari terjadi benturan. Misalnya saja Menteri Perhubungan dengan TNI AL dan PLN dengan Kementerian. Sehingga saya menilai Jokowi telah gagal memimpin bangsa Indonesia,” jelasnya. (Robigusta Suryanto/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version