View Full Version
Rabu, 30 Mar 2016

Saksi Angkatan 66: Buktikan Komunis Kejam dengan Turun ke Jalan, bukan Banyak Diskusi

JAKARTA (voa-islam.com)- Selain bahaya laten korupsi, bahaya laten komunis pun harus diwasdai sedini mungkin. Dan menurut salah satu saksi atau pelaku sejarah yang dikenal dengan Angkatan 66' bahkan mengajak aktivis nasionalis turun ke jalan untuk menolak dan mengusir paham ini.

"Saya mengusulkan untuk mencegah paham komunis yang mencengkram bangsa dan negara ini dengan turun ke jalan. Ajak mereka yang merasa angkatan 66'," kata Tajudin, salah satu peserta diskusi yang datang dari Medan, Sumatra Utara, di Cikini, Jakarta.

Orang atau tokoh-tokoh 66' yang ia maksud di antaranya ada Mantan Ketua Umum Golkar, Akbar Tanjung, Fahmi Idris, dan lainnya, yang menurutnya justru nampak tidak peduli dan banyak tidur. "Bahkan ada yang menikmati era Orde Baru," sambungya.

Ia juga menyarankan kepada siapapun untuk tidak hanya berkelit di meja diskusi saja untuk menyelesaikan perkara paham Karl Marx dan juga Lenin ini, melainkan selain turun ke jalan, disarankan pula harus banyak-banyak sosialisasi. "Jangan hanya banyak dialog atau diskusi saja. Tetapi harus kuat juga sosialisasinya. Jangan kurang. PKI sudah bubar tapi kan pemikirannya masih ada," tambahnya.

Ia mencontohkan, misalnya dengan masyarakat diberi pemahaman bagaimana kekejaman paham komunis di Indonesia dan dunia.

Selain itu, menurutnya hal demikian dilakukan agar sejarah-sejarah yang ada selama ini dapat diluruskan. "Harus diluruskan karena banyak sekali pemutarbalikan fakta. Ini bahaya," katanya lagi. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version