View Full Version
Sabtu, 19 Nov 2016

2045 Indonesia Diprediksi Terbelah, Ahok Dianggap sebagai Pemicunya

JAKARTA (voa-islam.com)- Entah apa yang sebenarnya terjadi bila prediksi Indonesia akan pecah belah menjadi beberapa negara. Kekayaan dan keanekaragaman yang ada mungkin hanya tinggal cerita. Dan tentu, bagi rakyat Indonesia yang mempunyai jiwa-jiwa nasionalis tidak menginginkan hal itu.

Namun, mungkin saja dapat terjadi bila pemerintahan saat ini tidak memperhatikan hal demikian, yang sesungguhnya telah ada beberapa ancamannya.

"Maka, tidak salah jikan Indonesia terancam pecah belah pada tahun 2045. Di depan Lemhanas, Bapenas dan tempat lainnya saya pernah menyatakan hal ini. Indonesia akan pecah menjadi 7. Dalam hal ini, pemerintah saat ini nampaknya sedang berpihak kepada kelompok besar.

Apa yang ia jalani saat, maaf, haji dan umrohnya dan ia memperlakukan bangsa dan negara seperti demikian, pertanda ia sedang memusuhi rakyatnya. Siapa yang dia bela? Dalam konstruksi Barat, dia membela non muslim," ujar Ichsanuddin Noorsy, Kamis (17/11/2016), di Jakarta.

Potensi itu menurutnya tentu akan melahirkan SARA. "Lihat saja, negara Islam di manapun akan dihajar habis-habisan oleh produk Asing (Amerika). Negara Islam rontok satu persatu," tambahnya.

Dan pintu masuk untuk kejadian itu ia katakan melalui Basuki T. Purnama alias Ahok, Gubernur DKI Jakarta non aktif. "Pintu masuk melalui Ahok," sambungnya.

Maka, ia menghimbau agar masyarakat memperhatikan hal tersebut. Minimal, jika tidak dapat melalui media pada umumnya untuk menjaga keutuhan itu, manfaatkanlah media sosial yang ada. "Keberhasilan aksi damai Bela Islam II itu karena media sosial. Gunakan itu," tutupnya. (Robi/voa-islam.com)


latestnews

View Full Version