View Full Version
Jum'at, 06 Aug 2010

Bedah Buku ''Mavi Marmara Menembus Gaza'' di Yordan Sukses

Beberapa tamu undangan yang hadir dalam bedah buku “MAVI MARMARA MENEMBUS GAZA, Kesaksian Seorang Relawan” di Wisma Duta KBRI, Amman Yordania, mengusulkan agar buku yang dibedah dapat diterjemahkan kedalam bahasa Arab dan Inggris. Di antara yang menyampaikan adalah Profesor Numan Ahmad Elkhatib, Presiden Isra University, Amman, Yordania.

Acara bedah buku yang dibuka oleh Dubes RI untuk Yordania, Zainulbahar Noor, Rabu, (4/8/2010), sekitar jam 21.00 waktu Amman, Yordania, sangat menarik karena dihadiri bukan saja oleh mahasiswa dan lokal staf KBRI  beserta istri, tetapi juga dihadiri para akedemisi baik dari Indonesia maupun dari luar negeri dalam hal ini dari Yordania.

Dari Indonesia tampak hadir rombongan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang terdiri dari, Dr. Suryadi, Pembantu Rektor 2 , Dr. Fakhrudin Arbah, Pembantu Rektor 3 , Ahmad Murodi, MA dosen Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan Bahasa Arab,  Tri Multono, dosen Teknik Sipil  dan Edi Witanto, Kabag Keuangan.

Sedangkan tamu undangan dari Yordania tampak hadir Hamed Sadek Qunaibi (Ph.D. Prof), Universitas Isra Amman, Yordania,  Profesor Numan Ahmad Elkhatib, Presiden Isra University, Amman, Yordania, Marwan Sudah, Political Writer dari Al Ra’i Arabic Daily, Ayman A. El-Zaben Journalist dari Ad Dustour Arabic Daily, Omar M. Khunjar, Director General dari amiranews.

Dalam paparannya, Ferry Nur menjelaskan proses penulisan buku yang awalnya tidak direncanakan, karena keberangkatan ke Istanbul, Turki dalam misi Freedom Flotilla hanya ingin menyampaikan amanah umat Islam Indonesia yang dititipkan melalui KISPA (Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina) untuk rakyat Gaza yang sedang menderita akibat blokade Israel.

“Dalam tempo sekitar 3 pekan, buku “MAVI MARMARA MENEMBUS GAZA, Kesaksian Seorang Relawan” dapat terbit dan diluncurkan pada tanggal 25 July 2010,  semuanya itu kerena karunia Allah swt”, tutur Ferry Nur.
  
Lebih lanjut Ferry Nur menjelaskan tentang kekejaman Israel yang telah menawan para relawan, bahkan membunuh secara sadis, seperti yang ditunjukkannya pada gambar yang terdapat di halaman 153 buku MAVI MARMARA MENEMBUS GAZA, yaitu Cevdet Kilicler, 38 tahun, relawan Turki yang ditembak jidatnya dan tembus kebelakang, sehingga otaknya kelihatan dan daran berceceran.

Hamed Sadek Qunaibi (Ph.D. Prof) dalam komentarnya mengucapkan terima kasih dan kagum kepada penulis karena telah memperkenalkan diri dan misi rakyat Indonesia dan Turki dalam membantu rakyat Palestina.

Ahmad Murodi, MA dosen Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan Bahasa Arab memberikan penegasan dalam tanggapannya, “Masalah Palestina bukan hanya masalah Palestina dan bangsa Arab, tetapi sudah merupakan masalah dunia”.

Sedangkan Muhtarom Suwarso, Pelaksana Fungsi Politik 2 KBRI Yordania , yang bertindak sebagai pembahas ke 3, mengklarifikasi tuduhan miring yang diarahkan kepada Hamas sebagai pemenang pemilu di Palestina, “Hamas bukan gerakan teroris tetapi merupakan gerakan perjuangan bangsa Palestina”.

Walaupun acara sudah berakhir sekitar jam 22.30 waktu setempat, para peserta masih melanjutkan perbincangan masalah buku yang di bedah, sekaligus minta tanda tangan penulis sebagai kenang-kenangan yang bersejarah,  bedah buku “MAVI MARMARA MENEMBUS GAZA” di Amman Yordania.
(kispa/fn/shodiq ramadhan).


latestnews

View Full Version