View Full Version
Senin, 17 Jan 2022

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

KOTA KUWAIT, KUWAIT (voa-islam.com) - Kuwait telah menunda rencana untuk mulai melatih tentara wanita pertama yang direkrut, menyusul penolakan dari otoritas agama di negara itu, menurut laporan media lokal.

Keputusan Menteri Pertahanan Hamad Al Jaber muncul selama pertemuan dengan ulama Muslim yang bersikeras bahwa pihak berwenang menilai langkah tersebut sesuai dengan aturan agama dan mendesak masukan dari kementerian wakaf agama dan dewan fatwa negara itu, surat kabar Al Rai melaporkan.

"Ketaatan pada aturan agama Islam kami adalah area di mana tidak ada ruang untuk keinginan atau preferensi pribadi," kata Al Jaber seperti dikutip.

Sejalan dengan rekomendasi ulama, menteri mengatakan pelatihan anggota tentara wanita akan ditunda sampai lembaga terkait dikonsultasikan.

Kuwait membuka rekrutmen untuk wanita yang ingin bergabung dengan tentaranya bulan lalu, menuai kritik dari beberapa orang atas masalah agama dan budaya.

Bulan lalu, tentara Kuwait membuka pendaftaran bagi wanita yang ingin bergabung, menimbulkan kontroversi atas langkah tersebut. Para penentang mengatakan pendaftaran itu bertentangan dengan hukum Syariah Islam dan tradisi Kuwait.

Perekrutan terbuka untuk wanita Kuwait dengan gelar universitas, diploma dan menengah berusia antara 19 hingga 26 tahun. Pelamar juga diharuskan memiliki kebugaran fisik yang baik dan diwajibkan untuk menghadiri wawancara. (TNA)


latestnews

View Full Version