View Full Version
Sabtu, 22 Jan 2022

18 Pasukan Keamanan Kurdi Tewas Dalam Upaya Pembobolan Penjara Oleh Anggota IS Di Hasakah

HASAKAH, SURIAH (voa-islam.com) - Sedikitnya 18 pasukan keamanan Kurdi, termasuk penjaga penjara, tewas dalam serangan kelompok Islamic State (IS) yang sedang berlangsung di sebuah penjara Suriah yang menampung ribuan tersangka jihadis, kata pemantau perang, Jum'at (21/1/2022).

Pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, yang mengandalkan jaringan sumber di dalam Suriah, juga mengklaim setidaknya 16 jihadis IS tewas dalam bentrokan tersebut.

Pertempuran itu dipicu oleh serangan IS Kamis malam di penjara Ghwayran, kata Observatorium yang berbasis di Inggris.

"Jumlah mereka yang tewas di antara pasukan keamanan internal Kurdi dan penjaga penjara mencapai 18 orang," kata Observatory, menyebutnya sebagai serangan terbesar sejak proto-negara IS dinyatakan dikalahkan pada 2019.

Pemantau perang itu mengatakan korban tewas tidak secara resmi berafiliasi dengan Pasukan Demokratik Suriah -- tentara de facto semi-otonom pemerintah Kurdi.

Penjara Ghwayran di kota Hasakah, Suriah timur laut, menampung sekitar 3.500 tersangka anggota ISIS, termasuk beberapa pemimpin senior kelompok itu, menurut Observatorium.

Pertempuran hari Jum'at terjadi di tengah upaya terus-menerus oleh tahanan IS untuk melarikan diri dari fasilitas tersebut, menurut pemantau dan pasukan Kurdi.

SDF pada hari Jum'at mengatakan sedang "menangani upaya pembobolan penjara massal kedua oleh militan ISIS," menyusul upaya sebelumnya pada malam sebelumnya.

"Pasukan kami telah mengepung sekelompok besar gerilyawan yang mencoba melarikan diri," katanya, tanpa mengakui korban di antara pasukan keamanan Kurdi.

Pejuang IS yang ditempatkan di lingkungan dekat penjara "melepaskan tembakan besar-besaran dalam upaya untuk meningkatkan harapan narapidana di dalam penjara," tambah pernyataan SDF. (TNA)


latestnews

View Full Version