Wartawan jaringan berita "ABC" melakukan kesalahan fatal dalam sebuah pemberitaannya, ketika menggunakan nama presiden AS Barack Obama dengan nama pemimpin jaringan Al-Qaidah, Osama bin Laden (Usamah bin Ladin).
Hal ini terkait dengan pemberitaan dari jaringan kantor berita ABC yang memuat laporan tentang Iran yang membebaskan putri pemimpin Al-Qaidah yang di'tahan' di Iran.
Dalam situsnya, ABC memberikan judul atas berita tersebut dengan tajuk "Iran akhirnya Membebaskan putri Obama". Editor situs itu tidak mengoreksi lagi judul berita yang telah di naikkan, ABC baru sadar akan kesalahan mereka setelah banyak komentar dan protes pembaca pada segmen memberikan komentar pada berita yang ditampilkan yang terletak di bagian bawah berita. Sadar akan kesalahan itu, ABC dengan cepat memperbaiki kesalahan judul berita tersebut.
Kesalahan ABC tidak berhenti sampai di titik ini, di mana banyak situs lain yang mengambil berita (copy paste) dari ABC dan tentu saja kalau editor mereka tidak jeli, kesalahan serupa akan terjadi.
Yang lebih parahnya lagi, editor situs ABC sama sekali tidak meminta maaf atas kesalahan penulisan yang mereka buat.
Komentar-komentar yang masuk menanggapi kesalahan ABC sangat beragam, intinya mereka menyesalkan sikap ABC tersebut. Beberapa komentator mengatakan: "Judul yang anda buat Obama bukan Osama. Apakah ini yang anda sebut jurnalisme yang baik?"
Komentar yang lain mengatakan: "Layakkah kita mengomentari artikel ini, bukannya mengulang komentar dari editor bodoh dan ketidakmampuan mereka untuk menggunakan abjad checker, untuk mendapatkan nama orang yang benar?". (fq/imo)