Abouji adalah remaja berusia 15 tahun, asal kota Nasiriyah, Irak. Remaja ini memiliki keunikan, karena tingginya hanya 45 sentimeter dan ia nampaknya akan memecahkan rekor sebagai lelaki terpendek di dunia yang pernah tercatat dalam Guinness Book of Records.
Dalam catatan buku rekor dunia itu, rekor manusia terpendek dipegang oleh Pingping, lelaki asal Cina yang tingginya cuma 74,6 sentimeter. Tubuh Pingping tidak berkembang lagi sejak ia berusia 18 tahun dan pada tahun 2008 Pingping meninggal dunia dalam usia 21 tahun.
Sementara Abouji ketika lahir panjanganya hanya 10 sentimeter. Menurut ibunya, berat Abouji ketika lahir tidak lebih dari setengah kilogram. Di lingkungan rumahnya, Abouji terkenal karena perilakunya yang nakal. Ibunya sendiri sering mengeluhkan ukuran tubuh puteranya yang kecil membuatnya "susah diatur" dibandingkan teman-teman sebayanya.
"Dia kadang membuat onar di dalam dan di luar rumah," keluh sang ibu.
Sama seperti Pingping, Abouji disebut-sebut menderita "primordial dwarfism" yaitu suatu kondisi dimana tubuh manusia lebih kecil dari ukuran normal sejak ia lahir hingga dewasa. Pingping ditemukan oleh seorang wartawan lokal di Cina dan pemimpin redaksi Guinness Book, kemudian ia dibawa ke dokter untuk diperiksa.
Guinness Book secara resmi mencatatkan nama Pingping sebagai lelaki terpendek di dunia pada bulan Maret 2008. Ia meraih popularitas karena sering muncul di berbagai acara televisi. Saat tampil di sebuah acara televisi di Roma tentang rekor dunia, Pingping jatuh sakit, ia mengalami komplikasi jantung.
Pingping segera dilarikan ke rumah sakit, tapi ia tidak bisa bertahan. Sebelum meninggal, Pingping minta agar jasadnya dipulangkan ke Cina. Kini, Abouji juga sedang mengupayakan agar namanya dicatat dalam Guiness Book of Records sebagai lelaki terpendek di dunia dan memecahkan rekor Pingping. (ln/mol)