Pejabat senior intelijen Pakistan mengatakan mereka sekarang percaya bahwa Mehsud hanya terluka dalam serangan pesawat drone AS di barat laut negara itu.
"Awalnya, intelijen kami di lapangan menunjukkan bahwa ia telah tewas akibat luka-luka yang di deritanya namun kami telah melakukan pemeriksaan dan intelijen kami sekarang menyimpulkan bahwa Hakimullah hanya terluka, tidak mati. Ini semua berdasarkan laporan dari intelijen," kata pejabat resmi Pakistan dikutip oleh Reuters.
Pejabat intelijen lain yang dikutip oleh Reuters dikonfirmasi mengenai laporan itu mengatakan, "Ya, dia masih hidup."
Desas-desus tentang kematian Hakimullah Mehdud mulai beredar saat, pada awal bulan Februari, dimana seorang anggota Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), berbicara dengan syarat anonim, menyatakan bahwa pemimpin kelompok itu telah meninggal karena terluka parah.
Anggota TTP mengatakan pemimpin mereka terluka dalam serangan pesawat drone AS di distrik Shaktoi, dekat Multan, pada tanggal 14 Januari 2010 silam.
TTP pemimpin Hakimullah Mehsud dikatakan oleh peemrintah Pakistan berada di balik beberapa pemboman mematikan dan serangan bersenjata di wilayah kesukuan Pakistan.
Namun, untuk Baitullah Mehsud, mantan pimpinan TTP, telah dikonfirmasikan benar-benar tewas dalam serangan pesawat drone ASpada bulan Agustus 2009.(fq/prtv)