View Full Version
Kamis, 15 Dec 2011

Pasukan Inggris Dituduh Terlibat Perdagangan Narkotika di Afghanistan

Kamis, 15/12/2011 16:45 WIB 

Seorang pejabat senior Afghanistan menuduh Inggris terlibat dalam perdagangan narkotika ilegal di Afghanistan, laporan Press TV.

"Ada dokumen-dokumen dan bukti yang menunjukkan bahwa pasukan Inggris di Provinsi Helmand Afghanistan tidak melakukan apapun untuk mencegah perdagangan narkoba, namun dalam beberapa kasus juga ikut mengambil bagian di dalamnya," kata Yousef-Ali Vaezi, seorang penasehat Presiden Afghanistan Hamid Karzai, mengatakan kepada Press TV pada hari Kamis ini (15/12).

"Mereka bekerja sama dalam budidaya, produksi, dan perdagangan narkoba," tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa kondisi ketat yang dibahas dalam deklarasi dari pertemuan nasional para pemimpin suku Afghanistan - Loya Jirga - yang baru-baru ini diadakan untuk mendiskusikan jangka panjang perjanjian keamanan dengan Amerika Serikat, masih berlaku.

Berdasarkan kondisi, Vaezi mengatakan, pimpinan pasukan asing di Afghanistan tidak akan mendapat kekebalan dari penuntutan.

Banyak bagian di Afghanistan tetap aman sepuluh tahun setelah invasi pimpinan AS dari negara Asia dan meskipun ada kehadiran hampir 150.000 pasukan pimpinan Amerika asing.

Menurut beberapa laporan, produksi narkotika di Afghanistan telah meningkat hampir 40 kali sejak pasukan pimpinan AS menginvasi negara itu pada tahun 2001.(fq/prtv)


latestnews

View Full Version