View Full Version
Selasa, 18 Jul 2017

Sebelum Beri Ceramah Ustadz Felix Siauw Santuni Yatim dan Dhuafa Binaan NU

SOLO (voa-islam.com)--Akhlak terpuji ditunjukan Ustadz Felix Siauw. Kemarin sebelum ceramah di Masjid Baitul Amin Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah ia terlebih dahulu menyempatkan mampir ke Pondok Yatim dan Dhuafa Soejono Taroena Baki yang berafiliasi pada ormas Nahdlatul Ulama (NU).

Hal ini disampaikan Koordinator Komunitas Nahi Munkar Solo (Konas), Dadyo Hasto Kuncoro. Hasto menuturkan, di pondok tersebut Ustadz Felix tak hanya berkunjung, namun memberikan sedikitnya 57 paket sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang dibina oleh pondok yang ketal dengan kultur Nahdiyin itu.

"Kemarin sebelum mengisi kajian, bersama Konas Ustadz Felix menyantuni anak yatim dan dhuafa di Pondok Soejono Taroena Baki yang kental dengan nuansa NU," ujar Hasto, Selasa (18/7/2017).

Lanjut Hasto, selain menyatuni anak yatim dan dhuafa, Ustadz Felix Siauw juga memotivasi anak anak yatim di pondok itu agar semangat mengkaji ajaran Islam. Pesan itu disampaikan agar anak anak termotivasi untuk tumbuh menjadi generasi muslim yang bermanfaat bagi agama dan umat.

Meskipun singkat, silaturahmi dan santunan itu diharapkan​ dapat mengetuk perhatian sebagaian besar umat Islam agar peduli pada kondisi sesama muslim yang sedang ditimpa kemalangan. 

Hasto berpendapat  kegiatan nahi munkar ini tidak biasa dipisahkan dengan mendidik dan memahamkn masyarakat melalui perbuatan amar maruf. "Kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa adalah hal yang tidak boleh dilupakan bagi aktivis nahi munkar. Apa yang dilakukan Ustadz Felix patut diteladani," ujarnya.

Hasto menambahkan, kelancaran dan kesuksesan acara kajian Ustadz Felix Siauw di Sukoharjo hinga dihadiri ribuan umat muslim membuktikan bahwa dakwah yang dilakukan tak mengandung kebencian. Terlebih sebelum berdakwah didahului dengan silatirahmi dan pemberian santunan terhadap anak yatim dan kaum dhuafa. 

Seperti diberitakan Voa Islam sebelumnya, acara tabligh akbar Ustadz Felix Siauw di Masjid Al Falah Sragen digagalkan oleh kelompok intoleran yang menamakan diri Lasykar Santri Sukowati. Kemudian acara dipindahkan ke Masjid Baitul Amin Sukoharjo dengan dihadiri ribuan umat Islam. * [Aan/Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version