View Full Version
Kamis, 14 Oct 2010

Tiga Anggota Imarah Islam Kaukasus Ditangkap

OSSETIA (voa-islam.com): Polisi Rusia telah menahan tiga tersangka yang diduga menjadi otak dalam serangan bom mobil di sebuah pasar ramai di Republik Kaukasus Utara, Ossetia Utara bulan lalu.

Tujuhbelas orang tewas dan lebih dari 200 lainnya terluka dalam ledakan bom mobil di sebuah pasar ramai di Vladikavkaz, ibukota Ossetia Utara, pada 9 September.

Wilayah ini sendiri sebenarnya relativ tidak terlalu bergolak jika dibandingkan dengan wilayah lain yang didominasi Muslim di wilayah otonomi Republik Kaukasus Utara, Dagestan, Chechnya dan Ingushetia, dimana serangan terhadap kendali Kremlin di wilayah-wilayah tersebut kerap kali terjadi.

Kantor berita negara Rusia Ria Novosti mengutip dari badan Komite Nasional Anti Teror (NAK) mengatakan pada hari Selasa bahwa tiga orang anggota aktif dari kelompok pimpinan Doku Umarov telah ditangkap.

Dalam laporannya hari Selasa, NAK mengklaim telah menewaskan 301 pejuang Islam dan menahan 468 lainnya di Kaukasus Utara tahun ini. Badan ini juga mengklaim telah berhasil mencegah 61 tindakan potensial teror di wilayah ini.

Doku Umarov telah memimpin Imarah Islam Kaukasus di wilayah dengan dominasi Muslim di Kaukasus Utara. Ia juga dipersalahkan atas serangan bom di kereta bawah tanah Metro di ibukota Rusia pada Maret lalu yang menewaskan 40 orang, juga serangan terhadap kereta Ekspress Nevsky pada 2009 yang menewaskan paling tidak 28 orang.

Moskow dengan didukung presiden Chechnya telah memulai operasi spesial penangkapan Umarov yang dimulai sejak Februari lalu, namun hingga kini belum ada hasil dari operasi gabungan tersebut.

Sementara itu biang terorisme dunia Amerika Serikat juga menujuk Doku Umarov yang telah menyerukan panggilan Jihad (perang suci) untuk kebebasan Kaukasus Utara dibawah daftar hitam teroris (blacklist PBB) bersama banyak anggota Taliban dan Al Qoidah lainnya. (za/rttnews)


latestnews

View Full Version