View Full Version
Sabtu, 27 Aug 2011

Enam Warga Sipil Afghanistan Tewas Dalam Serangan Udara NATO

PULI ALAM, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Enam warga sipil Afghanistan dari keluarga yang sama tewas dalam serangan udara pasukan koalisi NATO di provinsi Logar wilayah timur negara itu, kata sejumlah pejabat, Jumat.

Kepala kepolisian Logar Ghulam Sakhi Rogh Lewani mengatakan, operasi itu ditujukan pada seorang komandan Taliban yang diburu dengan imbalan hadiah bagi penangkapannya, yang dikenal sebagai Qari Hijran, namun menewaskan sejumlah warga sipil.

"Empat pejuang Taliban gugur, demikian juga tiga prajurit Afghanistan dan enam orang dari satu keluarga selama insiden itu," katanya.

Mohammad Rahim Amin, pejabat tinggi di distrik Baraki Barak tempat operasi itu dilancarkan, mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika seorang guru setempat menerima komandan itu di rumahnya.

Seorang juru bicara ISAF di Kabul mengatakan, ia bisa mengkonfirmasi sejumlah pejuang Islam tewas dalam operasi itu namun tidak bisa memastikan apakah warga sipil termasuk diantara korban yang tewas, dan pasukan asing masih menyelidiki hal itu.

Pasukan asing sering membunuh warga sipil dalam operasi mereka di Afghanistan -- satu masalah sangat kontroversial yang menjadi perselisihan antara pasukan asing dan Presiden Hamid Karzai serta warga sipil Afghanistan.

..Pasukan asing sering membunuh warga sipil dalam operasi mereka di Afghanistan -- satu masalah sangat kontroversial yang menjadi perselisihan antara pasukan asing dan Presiden Hamid Karzai serta warga sipil Afghanistan..

 

Konflik meningkat di Afghanistan dengan jumlah kematian sipil dan militer mencapai tingkat tertinggi tahun lalu ketika perlawanan yang dikobarkan Taliban meluas dari wilayah tradisional di selatan dan timur ke daerah-daerah barat dan utara yang dulu stabil.

Sebanyak 711 prajurit asing tewas dalam perang di Afghanistan sepanjang tahun lalu, yang menjadikan 2010 sebagai tahun paling mematikan bagi pasukan asing, menurut hitungan AFP yang berdasarkan atas situs independen icasualties.org.

Jumlah kematian sipil juga meningkat, dan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengumumkan bahwa 2.043 warga sipil tewas pada 2010 akibat operasi militer yang ditujukan pada pejuang Islam.

Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, mengobarkan pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaannya yang sah di negara itu oleh invasi pimpinan AS pada 2001.

Sekitar 130.000 personel Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan NATO yang berasal dari puluhan negara berada di Afghanistan untuk membantu pemerintah kabul meredam perlawanan pejuang Taliban dan sekutunya. (by/ant)


latestnews

View Full Version