View Full Version
Jum'at, 13 Apr 2012

Boko Haram Akan Ganyang Presiden Nigeria Googluck Jonathan

NIGERIA (voa-islam.com) - Kelompok pejuang Islam Nigeria Boko Haram bermaksud untuk menjatuhkan pemerintah dan "mengganyang" Presiden Negeria, Goodluck Jonathan, yang juga pendeta,  dalam waktu tiga bulan, pemimpin kelompok itu  mengatakan dalam kedua videonya yang diposting di Internet pada Kamis.

Dalam video 14-menit tersebut Abubakar Shekau terlihat di YouTube meremehkan Jonathan karena mengatakan dua minggu lalu bahwa situasi keamanan akan berada di bawah kontrol pada pertengahan tahun ini.

"Anda, Jonathan, tidak dapat menghentikan kami, sebaliknya kami akan melahap Anda dalam tiga bulan sebagaimana Anda membual," kata Shekau dalam video berjudul "Pesan untuk Goodluck Jonathan", diapit oleh empat pria bertopeng memegang senapan.

"Kami bangga sebagai tentara Allah, kami tidak akan pernah menyerah saat melawan orang kafir. Kami akan tampil sebagai pemenang... kami akan menghabisi dan mengakhiri pemerintah Anda," kata Shekau, berbicara dalam bahasa Arab dan dalam bahasa Hausa-bahas orang Nigeria utara.

Shekau kini telah memposting dua video dan satu rekaman audio di Internet tahun ini, menunjukkan ia ingin memantapkan posisinya sebagai pemimpin kelompok tersebut.

Boko Haram, yang ingin hukum syariah Islam, diterapkan di negara produsen minyak terbesar Afrika itu, telah menewaskan ratusan dalam serangan bom dan senjata di Nigeria utara dan di sekitar ibukota Abuja tahun ini.

Negara Afrika yang paling padat penduduknya, yang terdiri dari lebih dari 160 juta tersebut, dibagi kira-kira sama antara wilayah utara yang mayoritas Muslim dan selatan yang sebagian besar Kristen.

Ada upaya singkat bulan lalu di dialog menggunakan mediator antara pemerintah dan kelompok tersebut tapi rincian itu bocor ke pers dan pembicaraan gagal. Seorang juru bicara Boko Haram sejak itu mengatakan mereka tidak akan pernah bernegosiasi.

Meskipun hampir setiap hari terus terjadi penembakan skala kecil di timur laut, tindakan keras militer dan beberapa penangkapan terhadap profil tinggi kelompok itu dalam beberapa pekan terakhir mendorong jeda dalam serangan besar terkoordinasi.

Pihak berwenang berharap kelompok itu telah melemah menyusul penangkapan-penangkapan tersebut tetapi pada hari Ahad Paskah sebuah bom mobil menewaskan sedikitnya 36 orang setelah para petugas keamanan mencegah kendaraan memasuki kompleks gereja di kota utara Kaduna dan bom mobil besar lainnya ditemukan belum meledak di Kano.

Shekau mengatakan dalam video Kamis bahwa Boko Haram akan terus menargetkan siapa pun yang membunuh anggotanya atau membantu dalam penangkapan mereka, apakah mereka Kristen atau Muslim.

Sebagian besar serangan Boko Haram menargetkan para pejabat polisi pemerintah, dan figur otoritas, bukan warga Kristen. (st/ahram)


latestnews

View Full Version