View Full Version
Senin, 16 Mar 2020

Bahas Corona, Kelompok Jihadis TIP dan Islamic State Berikan Saran Cara Mengurangi Dampaknya

SURIAH / AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Ketika wabah virus Corona (COVID-19) terus menyebar ke seluruh dunia, kelompok-kelompok jihad telah menawarkan masukan untuk menghadapi situasi tersebut dan memberikan saran tentang cara bagaimana mengurangi dampaknya.

Baik Partai Islam Turkistan (TIP) yang terkait dengan Al-Qaidah dan Islamic State telah secara terbuka mengomentari virus tersebut.

Dalam sebuah video yang dirilis akhir bulan lalu, TIP, sebuah kelompok jihadis yang mayoritas etnis Uighur, menyebut wabah virus Corona di Cina sebagai "hukuman dari Allah" atas penindasan negara terhadap minoritas Uighur.

"Mereka [pemerintah Cina] menghancurkan masjid-masjid dan mengubahnya menjadi tempat-tempat menari, kejahatan dan penghinaan, mereka menginjak-injak Al-Qur'an dan membakarnya, dan melanggar kehormatan dan memperkosa para wanita," kata juru bicara TIP.

Akibatnya, sang pembicara menyatakan, "balas dendam dari Allah datang terhadap para penjahat ini dan ia mengirimi mereka virus Corona yang mematikan." Juru bicara jihadis juga menambahkan bahwa "seluruh dunia tahu bahwa apa yang terjadi di Cina hanyalah bagian dari hukuman dari Tuhan."

Selain memberikan gambaran tentang wabah virus, kelompok itu juga mencaci negara Cina karena mengizinkan konsumsi "daging yang dilarang oleh Al-Qur'an."

Diperkirakan bahwa pandemi di seluruh dunia saat ini mungkin berasal dari pasar basah di dalam Wuhan di mana hewan liar dijual bersama ternak. TIP menggemakan informasi ini dalam pernyataaanya.

Video TIP berakhir dengan sang pembicara berdoa agar "wabah ini menjadi alasan kehancuran negara Cina yang ateis."

Meskipun TIP sebagian besar beroperasi di Suriah dan Afghanistan di samping berbagai afiliasi yang terkait dengan Al-Qaidah, tujuan kelompok itu yang telah lama dinyatakan adalah untuk membangun negara Islam di provinsi Xinjiang, Cina. Sebagian besar propagandanya diarahkan ke negara Cina.

Islamic State menawarkan saran

Meskipun tidak secara eksplisit menyebutkan virus Corona dalam edisi terbarunya dari buletin mingguan Al Naba, Islamic State telah menawarkan "pedoman Syariah tentang penanganan epidemi" tersebut.

Mengutip beberapa hadist Nabi Muhammad,  kelompok ini menawarkan saran dasar seperti mengatakan kepada anggota untuk "menutupi mulut Anda ketika menguap dan bersin" dan "mencuci tangan Anda sebelum mencelupkannya ke dalam wadah."

Beberapa saran lain dari Islamic State yaitu mengadvokasi suatu bentuk jarak sosial dan karantina , sebagaimana yang terdapat di dalam hadits Nabi.

"Perlunya bagi yang sehat untuk tidak memasuki tanah epidemi dan bagi mereka yang sakit untuk tidak pergi darinya," pedoman kelompok itu menyatakan.

Kelompok jihadis mengatakan kepada para pengikutnya bahwa "perlu untuk percaya bahwa penyakit tidak menular sendiri tetapi atas perintah Allah dan takdirnya." Selain itu, mereka memerintahkan para pendukungnya untuk "percaya pada Allah dan meminta perlindungan kepadanya dari penyakit." (TLWJ)


latestnews

View Full Version