View Full Version
Sabtu, 17 Aug 2019

Hamas Sebut Operasi dan Perlawanan Mereka Sebagai Respon Atas Kejahatan Israel

JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - Kelompok perlawanan Palestina Hamas pada hari Jum'at (16/8/2019) menyebut operasi dan perlawanannya sebagai respons terhadap kejahatan Israel.

"Kelanjutan kejahatan sistematis di Yerusalem dan Tepi Barat akan meledakkan situasi di wilayah tersebut dalam menghadapi pendudukan dan pemukim," kata juru bicara Hamas Abd al-Latif al-Qanoo dalam sebuah pernyataan.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa "rakyat Palestina kita yang hebat akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi Masjid Al-Aqsa, akan gagal semua rencana yang bertujuan untuk membaginya dan menghakiminya, dan akan menghadapi kejahatan pendudukan Zionis".

Pada hari Jum'at, dua pemukim terluka ketika mereka ditabrak oleh kendaraan di dekat pemukiman Gush Etzion di selatan Tepi Barat yang diduduki, sementara penyerang tewas, menurut sumber media Israel.

Pada hari Kamis, seorang perwira polisi Israel ditikam di kota tua Yerusalem. Polisi Israel juga menembaki dua remaja Palestina, membunuh satu dan melukai yang lain.

Pada hari Ahad, di hari pertama Idul Adha, polisi Israel mengizinkan 1.336 pemukim untuk masuk ke Masjid Al-Aqsa di mana bentrokan meletus antara jamaah shalat dan polisi Israel.

Kelompok-kelompok Yahudi ekstremis meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengizinkan mereka melaksanakan doa-doa Yahudi mereka di Masjid Al-Aqsa bahkan selama Idul Adha. (st/ZW)


latestnews

View Full Version